Seskab: Presiden Minta Kasus Brigadir J Diselesaikan Agar Citra Polri Tak Babak Belur

Senin, 8 Agustus 2022 17:48 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Seskab: Presiden Minta Kasus Brigadir J Diselesaikan Agar Citra Polri Tak Babak Belur Kapolri Jelaskan Perkembangan Terkait Kasus Penembakan Brigader J. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyampaikan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penuntasan kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Presiden berharap kasus kematian Brigadir J segera terungkap dan terselesaikan.

Ini agar citra Kepolisian RI tidak tidak jatuh di mata masyarakat. "Presiden mengharapkan untuk ini bisa terselesaikan supaya citra polisi tidak babak belur seperti saat ini," ujar Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/8).

Pramono kembali mengingatkan pesan Presiden Jokowi. Kepala Negara berkali-kali memerintahkan agar pengungkapan kasus ini dilakukan secara terbuka.

"Kan Presiden sudah tiga kali menyampaikan dan penyampaian-nya sudah sangat terbuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi, buka apa adanya. Itu arahan Presiden," tutur dia.

Mabes Polri telah menetapkan dua tersangka, yakni Bharada E sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo. Bharada E dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP.

Kemudian, Polri juga menetapkan tersangka baru yakni Brigadir Ricky Rizal (RR) yang merupakan ajudan dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Terhadap Brigadir RR, polisi menjerat dengan Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

2 dari 2 halaman

Mahfud sebut tiga tersangka

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.

"Kan tersangka-nya sudah tiga, itu bisa berkembang dan pasalnya 338, 340, pembunuhan berencana," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J cukup cepat, mengingat kasus tersebut yang memiliki kode senyap atau code of silence.

"Perkembangannya sebenarnya cepat, kasus yang seperti itu yang punya 'code of silence' itu sekarang sudah tersangka, kemudian pejabat-pejabat tingginya sudah 'bedol deso'. Saya kira yang dilakukan Polri itu tahapan-tahapan-nya dan kecepatannya cukup lumayan tidak jelek banget," ujar Mahfud. [noe]

Baca juga:
LPSK Jelaskan Syarat Bharada E untuk Jadi Justice Collaborator: Bukan Pelaku Utama
Komnas HAM Gandeng Komnas Perempuan untuk Periksa Istri Ferdy Sambo
LPSK Jemput Bola Assessement Istri Ferdy Sambo
Komnas Perempuan Dilibatkan Usut Dugaan Kekerasan Seksual Istri Irjen Ferdy Sambo
Mahfud MD: Skenario Kasus Brigadir J Sudah Terbalik, Enggak Ada Tembak Menembak
Pengacara Ungkap Motif Bharada E Ngaku Tembak Brigadir J Diperintah Atasan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini