Serda Ilman jebolan pesantren, masuk TNI karena terinspirasi sepupu

Kamis, 28 Juli 2016 21:34 Reporter : Mappesona
Serda Ilman jebolan pesantren, masuk TNI karena terinspirasi sepupu Kedatangan jenazah Serda Muhammad Ilman. ©2016 merdeka.com/mappesona

Merdeka.com - jenazah Serda Muhammad Ilman, dimakamkan di Pekuburan Islam Biraeng, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Kamis (28/7) siang. Jenazah diantar ke tempat peristirahatan terakhir oleh prajurit TNI, Polri, kerabat keluarga dan warga.

"Lokasi kuburannya cukup dekat di belakang rumah, jadi mudah nanti keluarga ziarahi," tutur Afdalia (26), kakak sulung almarhum.

Di antara rombongan pengantar jenazah prajurit yang sempat menghabiskan masa mudanya di dua pesantren berbeda itu, ada Prajurit Satu (Pratu) Muhammad Tasmin Aras (26). Dia adalah sepupu dari Serda Ilman.

Kata Afdalia, adiknya Muhammad Ilman memutuskan menjadi prajurit TNI karena Tasmin. Ilman menghabiskan sekolah jenjang Aliyah (SMA) di dua pesantren. Yakni satu tahun di Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kabupaten Barru dan dua tahun di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, Kabupaten Maros.

"Malah Ilman mau jadi tentara. Mungkin dia terinspirasi dari sepupu yang tugas di Sorong sekarang, Pratu Muhammad Tasmin Aras," tutur Afdhalia.

Antara Muhammad Tasmin Aras dan Muhammad Ilman terpaut usia dua tahun, Tasmin seusia kakak sulung Ilman. Keduanya adalah kawan sepermainan, tinggal di desa yang sama, rumah hanya dibatasi lorong kecil.

Sejak kecil, kata Afdalia, Ilman dan Tasmin sangat dekat. Yang lebih dulu masuk tentara adalah Tasmin melalui pintu jenjang Cata atau Calon Tamtama. Menyusul Ilman ke jenjang Caba atau Calon Bintara. Itulah sebabnya pangkat Muhammad Ilman lebih di atas sedikit dari Muhammad Tasmin Aras.

Ilman masuk pendidikan tahun 2012/2013. Sempat setahun di Kodam VII/Wirabuana sebelum ada penempatan. Selanjutnya ditugaskan ke Palu. Di sana selama tiga tahun, dan akhirnya dipindahtugas ke Poso sejak lima bulan lalu, hingga akhirnya gugur dalam tugas setelah tertembak anggota Brimob.

"Pernah Ilman sampaikan kalau sisa dua bulan lagi dia naik pangkat jadi Sertu," tutur Afdalia.

Adapun Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII/Wirabuana, Letkol Alamsyah saat dikonfirmasi apakah akan ada penghargaan diberikan kepada anggota TNI ini misalnya kenaikan pangkat, dia mengaku belum tahu.

"Saya belum tahu itu mbak, karena saat ini kasusnya masih tahap investigasi dan penyelidikan," singkat Letkol Alamsyah. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini