Seperti Sri Bintang, penahanan Rizal dan Jamran juga diperpanjang

Jumat, 23 Desember 2016 12:45 Reporter : Ronald
Seperti Sri Bintang, penahanan Rizal dan Jamran juga diperpanjang Detik-detik penangkapan Sri Bintang Pamungkas. ©2016 istimewa

Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah memperpanjang masa penahanan terhadap tersangka Sri Bintang Pamungkas atas dugaan makar. Selain Sri Bintang, penyidik Cyber Crime Polda Metro Jaya juga memperpanjang penahanan terhadap tersangka dugaan Undang-Undang ITE Rizal dan Jamran.

"Sama, sama (diperpanjang masa penahanannya)," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan usai menghadiri pemusnahaan miras ilegal di Kantor Bea Cukai, Jakarta Timur, Jumat (23/12).

"Ya kita lengkapi semua. Kan kita berhak memperpanjang. Nanti kalau sudah selesai kita serahkan ke Penuntut Umum," imbuhnya.

Kata Iriawan, penyidik melakukan perpanjangan itu guna mengumpulkan bukti-bukti guna melanjutkan ke pengadilan agar cepat disidangkan.

"Kita mengumpulkan bukti kita ajukan ke Jaksa kalau sudah P21 (lengkap) nanti pengadilan menentukan salah tidak salah," pungkasnya.

Seperti diketahui, ketiga tersangka tersebut diamankan pada Jumat 2 Desember lalu, sebelum aksi damai bela Islam jilid III digelar di Komplek Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Sri Bintang diduga tuding makar, sedangkan Rizal dan Jamran yang merupakan saudara kandung ini diduga langgar Undang-Undang ITE.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya memperpanjang masa penahanan tersangka percobaan makar atau pemufakatan jahat Sri Bintang Pamungkas. Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menahan Sri Bintang selama 20 hari atau sejak 3 Desember 2016 lalu.

"Penyidik mengajukan perpanjangan masa penahanan selama 40 hari kepada kejaksaan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Kamis (22/12).

Argo mengatakan penyidik kepolisian membutuhkan waktu untuk mendalami keterangan Sri Bintang sebagai tersangka dan beberapa saksi lainnya terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan aktivis tersebut.

Argo berharap pemberkasan berita acara pemeriksaan (BAP) Sri Bintang segera selesai guna dilimpahkan tahap satu kepada kejaksaan.

Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan menambahkan perpanjangan masa penahanan Sri Bintang selama 40 hari terhitung sejak 23 Desember 2016 hingga 31 Januari 2017.

Sri Bintang dijadikan tersangka pelanggaran Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP tentang upaya makar. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini