Sepekan Terakhir Kematian Covid-19 Bertambah, di Atas 100 Kasus

Kamis, 3 Juni 2021 12:21 Reporter : Supriatin
Sepekan Terakhir Kematian Covid-19 Bertambah, di Atas 100 Kasus Ilustrasi. ©2021 Kapanlagi.com/Budi Santoso

Merdeka.com - Kasus kematian Covid-19 di Indonesia sudah menembus 50.908 per 2 Juni 2021. Jumlahnya meningkat 185 kasus dari data sehari sebelumnya yang menunjukkan masih 50.723 kematian.

Dalam sepekan terakhir, kematian Covid-19 di Tanah Air konsisten mengalami peningkatan lebih dari 100 kasus. Bahkan, kondisi ini terjadi sejak sehari setelah Lebaran Idulfitri 2021.

Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo meminta pemerintah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia di atas 60 tahun dan tenaga kesehatan. Upaya ini untuk menekan kematian Covid-19 di Indonesia.

"Kalau kita sudah berhasil untuk dua kelompok ini betul-betul tervaksinasi, aman kita," katanya beberapa waktu lalu.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan 49,4 persen kasus kematian Covid-19 di Indonesia dikontribusikan oleh lansia di atas 60 tahun. Persentase ini merupakan yang tertinggi di antara kelompok umur lainnya.

Persentase kematian Covid-19 pada kelompok umur 46 hingga 59 tahun hanya 35,5 persen. Sementara kelompok umur 31 hingga 45 tahun 11,2 persen, di bawah 30 tahun tercatat 3,9 persen.

"Hingga Jumat 28 Mei 2021, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 193 orang," katanya, Sabtu (29/5).

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Reni Rondonuwu memastikan pemerintah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Namun, ada sejumlah kendala vaksinasi Covid-19 pada lansia, di antaranya akses ke lokasi cukup jauh.

Dengan kekuatan fisik mulai menurun, lansia membutuhkan tempat vaksinasi yang dekat dan mudah dijangkau. Sementara itu, tidak semua lokasi vaksinasi Covid-19 bisa dijangkau lansia.

Karena kendala itu lah, pemerintah pusat mendorong daerah melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif dengan melibatkan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia divaksinasi. Selain itu, daerah harus menciptakan model baru vaksinasi yang mudah, aman dan nyaman.

"Kami membuat kebijakan, satu pendamping yang membawa dua lansia akan ikut disuntik vaksin. Mudah-mudahan daerah juga akan diimplementasikan. Karena ada 456 kabupaten atau kota yang cakupan vaksinasi lansia masih di bawah 25 persen. Saya kira daerah perlu mencontoh DKI Jakarta, yang camat maupun lurah ikut terlibat untuk memobilisasi lansia," kata Maxi. [ded]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini