Sepakat Dievaluasi, Komisi X DPR Minta POP Kemendikbud Tak Dihapus

Minggu, 26 Juli 2020 00:04 Reporter : Bachtiarudin Alam
Sepakat Dievaluasi, Komisi X DPR Minta POP Kemendikbud Tak Dihapus Mendikbud Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Komisi X DPR meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengevaluasi lanjutan Program Organisasi Penggerak (POP). Komisi X DPR berharap salah satu syarat menerima hibah dari POP itu dilihat dari rekam jejak organisasi tersebut terhadap pendidikan tanah air.

"Terutama dalam hal kriteria, perlu dievaluasi lagi poin-poin apa saja yang seharusnya masuk menjadi penilaian. Sebagai contoh, rekam jejak dan perannya selama ini dalam pembangunan pendidikan Indonesia, itu tidak bisa dikesampingkan," kata Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian kepada wartawan, Sabtu (25/7).

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan Kemendikbud dalam POP harus termasuk metode penyeleksian oleh lembaga SMERU Research Institute yang harus disampaikan kepada publik.

“Sebaiknya hasil penilaian ini diberitahukan pada peserta agar mendapatkan feedback untuk perbaikan. Karena Selama ini organisasi-organisasi ini hanya diberitahu lolos atau tidak, tanpa diberitahu mengapanya, kurangnya di mana, dan sebagainya”, ujarnya.

Selain itu, Hetifah menilai POP buatan Kemendikbud hanya perlu adanya evaluasi. Sebab menurut dia, program tersebut sudah cukup bagus dapat melibat beragam organisasi masyarakat dalam membangun kualitas pendidikan Indonesia dan jangan dihentikan.

"Jangan sampai karena polemik ini programnya jadi dihilangkan. Hanya mungkin beberapa hal perlu disesuaikan, misalnya bagaimana agar mendorong lebih banyak lagi pihak untuk dapat bisa berpartisipasi," katanya

"Prinsipnya adalah kerelawanan. Jangan sampai dengan adanya program ini jadi tercampur dengan adanya motivasi yang lain," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Nadiem Evaluasi POP...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini