Seorang Warga Tasikmalaya Mengaku Ditodong Pistol Oleh Mantan Calon Bupati

Senin, 2 Agustus 2021 21:26 Reporter : Mochammad Iqbal
Seorang Warga Tasikmalaya Mengaku Ditodong Pistol Oleh Mantan Calon Bupati Seorang warga bernama Sesep membuat laporan ke polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pedagang air mineral di Kabupaten Tasikmalaya, Sesep Muhamad Arya (22) menjadi korban aksi koboi CZD yang diketahui merupakan mantan calon bupati Tasikmalaya. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (1/8). Korban sempat ditodong menggunakan senjata api.

Sesep bercerita bahwa saat itu ia mengantarkan air mineral kemasan galon ke arah Kota Tasikmalaya menggunakan motor. Saat hendak pulang, di perjalanan ia berpapasan dengan sebuah mobil yang mengarah ke Kota Tasikmalaya dan sempat terjadi senggolan.

Karena kejadian itu, ia reflek mengumpat, lalu pengemudi mobil pun menghentikan kendaraannya.

"Saat berhenti itu, pengemudi sempat menodongkan senjata dari kejauhan lalu menghampiri saya, menendang motor, dan juga menembakan senjatanya ke atas. Saya sempat ditodong sambil diancam dengan kata-kata 'ku aing maneh ditembak modar siah (saya tembak kamu, kamu mati)', lalu pengemudi kembali ke mobilnya," kata Sesep, Senin (2/8).

Awalnya, Sesep mengaku tidak tahu kalau orang yang mengemudikan itu adalah mantan calon bupati Tasikmalaya. Setelah warga berdatangan, barulah dia tahu kalau pengemudi itu adalah CZD, mantan calon bupati Tasikmalaya nomor urut 3.

"Saya langsung melaporkannya atas kejadian tersebut ke Polsek Sukarame hingga meminta perlindungan atas musibah tersebut," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarame, Ipda Hajar Sutiar mengaku bahwa pihaknya sudah menerima laporan kejadian yang dialami Sesep. Berdasarkan keterangan korban dan saksi, pelaku diduga menodongkan senjata api laras pendek dan menembakannya ke udara sebanyak dua kali.

Polisi melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada saksi dan korban yang melihat kejadian tersebut.

"Sekarang ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, mengingat korban sendiri masih trauma atas kejadian yang telah dialaminya," sebutnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Tasikmalaya
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini