Seorang Buruh Bangunan Gantung Diri dengan Kawat Duri di Pintu Kelas

Selasa, 26 Mei 2020 13:53 Reporter : Yan Muhardiansyah
Seorang Buruh Bangunan Gantung Diri dengan Kawat Duri di Pintu Kelas Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Seorang buruh bangunan di Simalungun, Sumut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara sadis. Dia gantung diri menggunakan kawat berduri.

Buruh bangunan bernama Suparman (41) ditemukan tergantung tidak bernyawa di ruangan kelas SD Negeri 0941584 Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/5). Jasadnya pertama kali ditemukan Dimas Saputra (16) dengan M Fitriadi (16) yang sedang mengangon lembu di sekitar lokasi sekolah.

Setelah melihat tubuh tergantung di bagian belakang pintu kelas, kedua remaja itu menginformasikannya kepada warga Kampung Mancuk. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Petugas Polsek Tanah Jawa Satreskrim Polres Simalungun turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Suparman pun terindentifikasi. Petugas leher pria itu terikat kawat berduri yang diikatkan pada lubang angin di atas pintu.

"Dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan murni bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya dengan menggunakan kawat duri," kata Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman H.Sembiring.

Setelah diperiksa dan dipastikan tidak ada tindakan kekerasan pada tubuh Suparman, jasadnya dibawa ke rumah duka. "Pihak keluarga sudah membuat surat keterangan bahwa tidak dilakukan visum," tutup Lukman. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bunuh Diri
  3. Medan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini