Sentil Erick Thohir, Luhut Minta Audit Penggunaan Produk Dalam Negeri di Badan Usaha

Jumat, 7 Mei 2021 19:56 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Sentil Erick Thohir, Luhut Minta Audit Penggunaan Produk Dalam Negeri di Badan Usaha Luhut. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendorong agar Indonesia tidak bergantung pada produk luar negeri. Dia meminta produk anak bangsa dihargai.

"Saya juga meminta agar peraturan atau definisi desain dari 'local content' atau 'brand' dari produk anak bangsa juga dihargai. Meskipun pengusaha dalam negeri juga saya harap dapat bersaing, baik di sisi kualitas maupun harga," katanya dalam akun instagramnya yang dikutip Jumat (7/5).

Luhut pun menyentil Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir betul-betul menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), bukan sekadar wacana.

"Secara khusus saya juga menekankan kepada Kementerian BUMN untuk sekali lagi melihat Peraturan Presiden dengan jelas. Bukan hanya sekadar rencana dan wacana saja mengenai penerapan TKDN ini," ucapnya.

Luhut meminta lembaga auditor negara memeriksa mana saja lembaga yang tidak menerapkan TKDN. Jika ketahuan, pejabatnya diberi sanksi hingga dicopot.

"Yang tidak kalah penting saya berharap kepada BPKP dan BPPT untuk terlibat dalam mengaudit semua Badan Usaha dan juga melaporkan mana saja yang tidak menerapkan TKDN ini agar dapat segera diberikan sanksi hingga pencopotan jabatan," tuturnya.

Luhut berharap semua pihak bersinergi untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Harapannya, Indonesia tidak tergantung pada produk asing.

"Kalau semua bersinergi begini, saya yakin kita akan mencapai tujuan kita yaitu terciptanya multiplier effect yang tinggi sehingga di saat yang sama kemampuan teknologi Indonesia akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung dari pasokan produk-produk buatan luar negeri," pungkasnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini