Senin, politikus lintas parpol deklarasikan Korps Alumni KNPI

Sabtu, 28 Maret 2015 09:15 Reporter : Muhammad Sholeh
Senin, politikus lintas parpol deklarasikan Korps Alumni KNPI Aziz Syamsuddin. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Para mantan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dari berbagai latar belakang profesi sosial dan politik bakal mendeklarasikan Korps Alumni KNPI. Menurut rencana, deklarasi Korps Alumni KNPI akan dilaksanakan di Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta, Senin (30/3).

Berbagai latar belakang tampak mewarnai jajaran kepengurusan inti yang terdiri dari Ketua Umum Korps Alumni KNPI yakni Azis Syamsuddin (politikus Golkar), Sekjen Korps Alumni KNPI Sayed Muhammad Muliady (politikus PDIP) dan Bendahara Umum Korps Alumni KNPI Rita Widyasari (politikus Golkas sekaligus bupati Kutai Kartanegara. Mereka bertiga adalah motor penggerak pembentukan korps tersebut.

Aziz mengatakan, keinginan mendirikan Korps Alumni KNPI sebenarnya sudah muncul sejak 2011. Namun baru sekarang bisa diwujudkan. Dia mengungkapkan kalau gagasan mereka itu sudah pernah disampaikan kepada para pimpinan KNPI saat itu yang merupakan politikus senior.

"Di internal partai bertanya-tanya apa sebenarnya dibalik pembentukan Korps Alumni KNPI. Bahkan para mantan pengurus dan mantan Ketua KNPI mencurigai ada agenda terselubung," kata Aziz Syamsuddin dalam pernyataannya, Sabtu (28/3).

Ketua Komisi III DPR itu menegaskan tidak ada motif ataupun kepentingan politik kelompok di balik pembentukan Kors Alumni KNPI. Meski para deklarator merupakan kader partai politik, mereka memegang teguh fatsun politik bahwa ketika menjadi anggota Korps Alumni KNPI dilarang keras berbicara kepentingan partai dan kelompok.

"Kita berada di Korps Alumni KNPI bicara bagaimana memajukan Indonesia, bukan untuk partai atau pun kelompok," jelas Aziz.

Pada deklarasi Korps Alumni KNPI nanti, semua pengurus, termasuk mantan pengurus dan mantan ketua umum KNPI diundang. Setelah deklarasi, kata Aziz, agenda berikutnya adalah menyusun pengurus dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga ke tingkat desa.

Menurut dia, kepengurusan Korps Alumni KNPI dibentuk sampai ke tingkat desa untuk memudahkan pelaksanaan program pemerintah, khususnya di desa.

"Intinya di situ, keberadaan Korps Alumni KNPI untuk membantu program pemerintah sampai ke desa," tandasnya.

Sementara, politikus PDIP Sayed Muhammad Muliady mengatakan, semangat membentuk organisasi Korps Alumni KNPI lahir dari realitas ketiadaan wadah bagi ketua umum dan anggota KNPI setelah mengakhiri masa jabatannya baik di legislatif, kementerian dan kepala daerah.

"Selama ini anggota KNPI terbesar di banyak lini. Di DPR saja 50 persen anggota DPR pernah bersentuhan dengan KNPI. begitu juga menjadi kepala daerah dan bekerja dikementerian. Begitu mereka selesai tidak ada wadah buat mereka. Padahal mereka memiliki potensi yang besar," ujar Sayed. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Ormas
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini