KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Seng lukis Babakan Siliwangi akan dijual ke Pemkot Bandung

Senin, 20 Mei 2013 15:47 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Seng bekas Babakan Siliwangi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejak lama Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil)Bandung dikelilingi seng sebagai tanda akan adanya pembangunan. Namun sejumlah warga yang peduli berinisiatif melukis seng untuk kemudian dilelang.

Perwakilan Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi Tisna Sanjaya mengatakan ada 98 seng yang disita untuk diberikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sebagai bukti penolakan komersialisasi hutan kota.

"Nantinya akan kita pajang di Gedung Kesenian YPK Bandung untuk dilelang, dan uangnya untuk menggantikan izin yang sudah digelontorkan PT EGI ke Pemkot," ucapnya, di sela-sela aksi, di Kantor Pemkot Bandung, Senin (20/5).

Sejauh ini sudah terkumpul Rp 3,8 juta hasil dari urunan warga Bandung. "Nanti kita tambah dari hasil lelang, semoga bisa mengganti izin yang sudah diberikan PT EGI ke Pemkot untuk mendirikan restoran," ucapnya.

Meski kecewa lantaran Wali kota Bandung, Dada Rosada tidak bisa menemui perwakilan karena dipanggil KPK, namun mereka yang berjumlah sekitar 500 orang diterima Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivanda.

"Saya selalu mendukung bahwa Baksil tetap menjadi hutan kota," ungkap Ayi. Ayi pun menandatangani petisi warga yang melakukan penolakan komersialisasi pembangunan di Baksil.

Warga Bandung akan memperjuangkan keberadaan Babakan Siliwangi. Sebab kawasan itu kini menjadi paru-paru karena letaknya di jantung kota Bandung. Hal itu telah diakui dunia. Baksil disebut sebagai area resapan air yang sanggup memasok oksigen untuk 15 ribu orang dalam sehari. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Bandung

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.