Sempat Sulit Dikenali, ABK Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Tewas

Sabtu, 17 Oktober 2020 14:34 Reporter : Saud Rosadi
Sempat Sulit Dikenali, ABK Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Tewas Proses evakuasi korban ABK Tanjung Pura XIX. ©Basarnas

Merdeka.com - ABK Tugboat Tanjung Pura XIX yang hilang tenggelam di Sungai Mahakam sejak Rabu (14/10), Alwi (25), pagi tadi ditemukan tewas mengambang di Mahakam, kawasan Anggana, Kutai Kartanegara. Jenazahnya sempat sulit dikenali, saat berada di kamar jenazah RSUD AW Sjachranie Samarinda.

Jasad mengambang di sungai, pertama kali ditemukan warga Anggana. Usai menerima kabar itu, Basarnas dan unsur SAR gabungan bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

"Ditemukannya sekitar jam 8 pagi ini tadi. Berjarak sekitar 20,29 kilometer, atau 10,56 nautical miles dari titik awal korban diduga hilang waktu hari Rabu kemarin," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto, dalam penjelasan, Sabtu (17/10).

Octavianto menerangkan, tim Basarnas unit Siaga SAR Samarinda, bersama unsur SAR gabungan, membawa jenazah yang masih berpakaian itu, ke RSUD AW Sjachranie di Samarinda. Kendati demikian, diperlukan waktu untuk memastikan itu jenazah Alwi. "Jenazah sulit untuk dikenali," sebut Octavianto.

Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi menambahkan, usai visum dan identifikasi dilakukan tim INAFIS Polresta Samarinda, dibantu keluarga dan rekan korban, dipastikan jenazah itu adalah Alwi.

"Setelah dipastikan korban adalah korban (Alwi), jenazah diserahkan ke keluarga. Jadi, operasi SAR selesai dan ditutup," demikian Riqi.

Diketahui, Alwi dilaporkan hilang Rabu (14/10) siang lalu di sungai Mahakam kawasan Sungai Kapih, Samarinda, usai perahu motor yang dia tumpangi bersama motoris dan satu rekannya, hancur menabrak ponton. Diduga, motoris kapal motor hilang kendali. Pascakejadian, Alwi tidak terlihat lagi permukaan sungai.

"Ya, benar. Korban (Alwi) ini mau mengambil kunci jangkar. Klotok masuk ke bawah ponton, dan hancur," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, dalam penjelasan Rabu (14/10). [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini