Sempat dukung Khofifah, Kaum Nasional Mataraman balik dukung Puti Guntur Soekarno

Senin, 5 Februari 2018 13:30 Reporter : Nanang Ichwan
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun R.M. Soehardo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kalangan Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois di wilayah Mataraman kini bersatu padu berjuang untuk memenangkan Puti Guntur Soekarno, cucu sulung Presiden pertama RI, Bung Karno, maju sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Calon Gubernur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Bahkan, kaum Nasionalis yang sudah sepuh (tua) siap turun gelanggang mengelorakan semangat 45 untuk memenangkan putri tunggal Guntur Soekarno di wilayah Mataraman.

"Orang Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois di wilayah Mataram siap turun gelanggang untuk memenangkan Mbak Puti," ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun R.M. Soehardo kepada merdeka.com, Senin (5/2).

Menurut Soehardo, wujud komitmen kaum Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois untuk pemenangan pasangan Gus Ipul-Puti di wilayah Mataraman, mulai dari Nganjuk hingga Ngawi dengan membentuk Posko yang diberinama 'Omah Bakti Puti' yang dipusatkan di Kabupaten Ngawi.

Soehardo mengungkapkan, Omah Bakti Puti itu merupakan sebuah posko memiliki singkatan Barisan Kasepuhan Barisan Kasepuhan dan Klandestein Dukung Puti (Bakti Puti).

"Ini Korlapnya Mas Heri Purwanto dibawah kendali Pak Kanang (sapaan akrab Bupati Ngawi Budi Sulistyono). Ini wujud kesolidan barisan kaum Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois diwilayah Mataraman," ungkapnya.

Ditunjuknya Puti Guntur Soekarno oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk menggantikan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi) mendampingi Gus Ipul, maju pada Pilgub Jawa Timur mampu membangkitkan semangat kaum Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois yang selama ini jarang muncul ke permukaan.

Bahkan, hadirnya Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno itu mampu merubah 180 derajat dukungan barisan kalangan Nasionalis di wilayah Mataraman, yang sebelumnya sempat mendukung Khofifah-Emil Dardak.

"Termasuk barisan Pakde Karwo di wilayah Mataraman yang mendukung Khofifah. Pada prinsipnya Pakde Karwo itu orang GMNI juga lho. Jadi, barisan Nasionalis, Marhaen dan Soekarnois solid mendukung dan siap memenangkan Mbak Puti," pungkas mantan Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo era tahun 1999 silam itu.

Pasangan Gus Ipul-Puti merupakan pasangan yang tepat, karena kedua pasangan itu memiliki basis pendukung yang banyak dan fanatik. Apalagi, secara Bobot, Bibit dan Bebet keduanya tidak perlu dipertanyakan lagi, Gus Ipul merupakan cicit KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU dan Puti adalah cucu bapak Proklamato Bung Karno.

Pasangan Gus Ipul-Puti merupakan perpaduan pasangan Religius-Nasionalis dan Nasionalis-Religius yang diusung empat partai besar yaitu PKB, PDIP, PKS dan Gerindra. Gus Ipul-Puti mengusung hastag 'Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur' untuk Jawa Timur Makmur, serta mengedepankan cara yang santun di pertarungan Pilgub Jatim. [paw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini