Seminggu Tito dilantik jadi Kapolri, Santoso tewas ditembak mati

Selasa, 19 Juli 2016 14:08 Reporter : Hery H Winarno
Seminggu Tito dilantik jadi Kapolri, Santoso tewas ditembak mati Jenderal Tito Karnavian dilantik jadi Kapolri. ©2016 dok.biro pers setpres

Merdeka.com - Rabu 13 Juli lalu, Tito Karnavian resmi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Tito dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Tito dilantik dengan surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan Kapolri Nomor 48/Polri/Tahun 2016. Keppres dibacakan langsung oleh Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda TNI Hadi Tjahyanto.

Dalam Keppres tersebut juga disebutkan pemberhentian dengan hormat Jenderal Pol Badrodin Haiti dari jabatan Kapolri. Pemberhentian Badrodin disertai dengan ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memimpin korps Bhayangkara.

Usai dilantik, Kapolri Tito menyatakan bakal memburu Santoso hidup atau mati. Santoso bakal menjadi target utama Tito dalam hal pemberantasan teroris.

"Kalau masalah penangkapan Santoso, ini masalah medan, it's a matter of time (masalah waktu) saya kira. Kita akan tetap tingkatkan operasi ini, sampai dengan selesai, baik yang bersangkutan tertangkap hidup atau mati," ujar Tito di Istana Negara kala itu.

Tito sendiri sudah memberi warning agar Santoso dan kelompoknya turun gunung di Poso Sulawesi Tengah (Sulteng) dan menyerahkan diri menghadapi proses hu [hhw] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini