Selidiki Korupsi PT Asabri, KPK akan Berbagi Peran dengan Polri

Kamis, 16 Januari 2020 08:49 Reporter : Merdeka
Selidiki Korupsi PT Asabri, KPK akan Berbagi Peran dengan Polri KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar tak mempersoalkan Polri yang ikut menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Asabri. Menurutnya, lebih banyak penegak hukum yang perhatian dengan kasus korupsi, maka akan lebih bagus.

"Kalau terkoordinasi (dengan) semua APH (aparat penegak hukum) bagus, kan tinggal berbagi peran dan saling dukung," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Namun mantan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu mengaku belum mengetahui seperti apa pelaksanaan penanganan kasus jika semua aparat penegak hukum ikut terlibat.

"Tapi aku belum tau seperti apa nanti," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menegaskan, pihaknya akan tetap menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Asabri meski Polri juga diketahui ikut menyelidikinya. Menurutnya, tak akan ada tumpang tindih dalam menangani sebuah kasus dengan aparat penegak hukum lain.

"Tak ada istilah rebutan dalam pemberantasan korupsi, yang ada semangat pemberantasannya," kata Nawawi.

Diketahui, KPK sudah melakukan pertemuan dengan BPK pada Rabu, 15 Januari 2020 kemarin. Belum diketahui secara pasti apa saja yang dibahas oleh Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Plt Deputi Penindakan Panca Putra Simanjuntak saat bertandang ke gedung BPK.

Namun dipastikan pertemuan mereka berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di PT Asabri.

Sebelumnya, BPK mengaku masih mengaudit kerugian negara atas kasus dugaan korupsi di PT Asabri. BPK menaksir, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp16 triliun.

"Baru perkiraan, BPK sedang mengumpulkan data dan informasi, diperkirakan potensi kerugian Rp10 sampai Rp16 triliun," ujar anggota BPK Harry Azhar saat dikonfirmasi, Rabu (15/1).

Menurut Harry, setelah semua data terverifikasi secara keseluruhan, BPK berencana menyerahkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Iya akan diserahkan ke KPK," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Presiden Jokowi Perintahkan OJK Reformasi Industri Asuransi
Bos Asabri Sebut Isu Korupsi Rp 10 Triliun Hoaks
Erick Thohir Sebut Likuiditas Asabri Masih Aman
Bertemu BPK 1,5 Jam, KPK Bahas Dugaan Korupsi di Asabri
KPK dan Polri Amati Kasus Dugaan Korupsi di Asabri

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Asabri
  3. KPK
  4. Polri
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini