Selesai Dikarantina, Ratusan WNI di Natuna akan Dilepas dengan Acara Adat

Sabtu, 15 Februari 2020 09:51 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Selesai Dikarantina, Ratusan WNI di Natuna akan Dilepas dengan Acara Adat Marinir Berikan Semangat Ratusan WNI di Natuna. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Negara Indonesia dari Wuhan yang akan menyelesaikan masa observasi 14 hari di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akan dilepas dengan acara adat. Rencananya, ratusan WNI itu akan dipulangkan ke daerah mereka masing-masing siang ini.

"Nanti dari lembaga adat, akan ada doa selamat tepung tawar," kata Bupati Natuna Kepulauan Riau Hamid Rizal di Natuna dilansir Antara, Sabtu (15/2).

Upacara tepung tawar biasanya diadakan saat menerima tamu yang baru datang. Adat tepung tawar mengenakan daun khusus dan air putih. "Diletakkan di kendi, tangan masuk dalam. Habis itu sama-sama berdoa," kata dia.

Doa yang akan disampaikan agar para WNI dari Wuhan bisa selamat, sehat sampai ke daerah asalnya masing-masing.

"Ini menunjukkan bahwa warga kita selamat sampai ke sini dan pulang, itu adat kami," kata dia.

Namum, dia belum memastikan kapan dan di mana upacara adat itu bisa dilaksanakan karena secara protokol kesehatan. Masa karantina WNI dari Wuhan berakhir Sabtu pukul 12.00 WIB.

"Lihat protokol sini, bagaimana pengaturannya. Kita tidak bisa gegabah," tandas Hamid.

1 dari 1 halaman

Istana Terima Kasih ke Warga Natuna

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Natuna yang telah bersedia wilayahnya menjadi lokasi observasi WNI dari Wuhan. 285 orang akan dipulangkan ke daerah masing-masih usai menjalani proses observasi selama 14 hari.

"Terima kasih sebanyak-banyaknya dan hormat sehormat-hormatnya untuk seluruh warga Natuna yang menjadi tuan rumah saudara sebangsa kita 285 orang menjalani transit observasi dari Provinsi Hubei, RRT, hingga hari kepulangan pada Sabtu 15 Februari 2020," kata Fadjroel kepada wartawan.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Kesehatan beserta seluruh Kementerian Koordinator, Kementerian dan Lembaga terkait sesuai Inpres Nomor 4/2019 menjamin bahwa semua WNI tersebut dalam kondisi sehat. Dia menyebut ratusan WNI telah menjalani program transit observasi di Natuna sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berjasa selama mereka berada dan dievakuasi dari Provinsi Hubei, terutama Pemerintah China di mana Presiden Joko Widodo juga menelpon langsung Presiden Xi Jinping.

"Keyakinan tersebut dinyatakan kembali oleh Presiden Joko Widodo bahwa Pemerintah mengikuti semua proses protokol kesehatan dari WHO pada Jumat, 14 Februari 2020 di Magelang," ujarnya. [ray]

Baca juga:
WNI yang Dikarantina Pulang Hari Ini, Istana Berterima Kasih ke Warga Natuna
Menkes Terawan dan Kepala BNPB Jemput WNI yang Dikarantina di Natuna
Anies Ajak Masyarakat Terima Baik Warga Jakarta usai Observasi di Natuna
Potret Pengantin di China Menikah Menggunakan Masker Karena Corona
Ganjar Harap Warga Pulang Kampung Setelah Diobservasi di Natuna Tak Dikucilkan

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini