KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

'Selamat datang' pendatang baru, semoga beruntung di ibu kota

Sabtu, 2 Agustus 2014 14:16 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Ilustrasi arus balik. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sapa suru datang Jakarta
Sapa suru datang Jakarta
Sandiri suka, sandiri rasa
Eh doe sayang


Masih ingat dengan lagu yang dipopulerkan oleh Koes Plus ini? Lagu ciptaan Melky Goeslaw ini mengingatkan para pendatang untuk mengurungkan niatnya mengadu nasib ke Jakarta. Hanya bermodalkan niat, mereka berharap mendapat pekerjaan layak di ibu kota.

Kedatangan para kaum urban itu bakal membeludak saat arus balik mudik musim Lebaran. Biasanya, mereka diajak sanak saudara untuk datang ke Jakarta.

Seperti yang dialami Yati (18), warga Subang, Jawa Barat. Dia mengaku ikut kakaknya ke ibu kota agar bisa membantu perekonomian keluarganya.

Walau demikian, hingga saat ini Yati belum tahu akan bekerja menjadi apa. Bermodal ijazah SMA, dia hanya bisa berharap 'menaklukkan' ibukota.

"Saya sih mau coba taruh lamaran-lamaran dulu. Ya semoga saja cepet kerja," ujar Yati di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (2/8).

Selain para pendatang baru, para kaum urban yang sudah lama di Jakarta juga mulai kembali. Seperti yang diceritakan Ratna (38). Di mengaku, kedatangan ini untuk kembali berdagang di warung kelontong miliknya.

"Sudah hampir seminggu pulang kampung, sekarang mau dagang lagi," ujar Ratna.

Bekerja di manapun memang hak segala manusia. Terlebih, pekerjaan yang dijalaninya itu halal. Namun, bila tidak sesuai kemampuan, maka hanya keberuntungan yang bisa menyelamatkannya.

Jakarta dengan segala gemerlap kehidupannya memang membuat para masyarakat daerah berduyun-duyung mendatanginya. Tetapi, bagi mereka yang tidak mampu maka akan tergerus kerasnya hidup ibu kota. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Arus Mudik
  2. Mudik
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.