Selain Temui Pengungsi, Kapolri & Panglima TNI Bakal Tinjau Arena PON XX di Timika

Rabu, 9 Oktober 2019 07:06 Reporter : Fikri Faqih
Selain Temui Pengungsi, Kapolri & Panglima TNI Bakal Tinjau Arena PON XX di Timika Kapolri menerima brevet dari Panglima TNI. ©2017 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dijadwalkan akan menemui para pengungsi korban kerusuhan Wamena dan dan konflik Ilaga di Timika pada Rabu (9/10). Selain itu, mereka juga akan menggelar pertemuan dengan jajaran Forkopimda Mimika guna membahas situasi keamanan di wilayah Timika dan sekitarnya.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, Hadi dan Tito juga dijadwalkan akan meninjau sejumlah arena yang akan digunakan untuk perhelatan PON XX tahun 2020 di Provinsi Papua.

Hingga kini jumlah pengungsi Wamena dan Ilaga yang masih bertahan di Timika sebanyak 128 orang, terdiri atas pengungsi warga asal Toraja, Sulawesi Selatan, sebanyak 119 orang dan sembilan orang lainnya pengungsi asal Pulau Jawa. Warga pengungsi asal Toraja ditampung sementara di Gedung Tongkonan milik Ikatan Keluarga Toraja/IKT Mimika Jalan Sam Ratulangi, sementara pengungsi asal Pulau Jawa ditempatkan sementara di Sekretariat Persatuan Warga Pati/PWT Timika Jalan Semangka, Kelurahan Pasar Sentral.

"Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari keluarga-keluarga dan paguyuban yang ada di Mimika yang telah mengurus saudara-saudara kita pengungsi dari Wamena dan Ilaga. Pemerintah daerah memastikan semua pengungsi telah diurus secara baik dan tidak mengalami kekurangan, baik makanan, kesehatan, pakaian dan lain-lain selama berada di penampungan di Timika," katanya seperti dilansir dari Antara, Rabu (9/10).

Adapun selanjutnya apakah para pengungsi tersebut akan kembali ke Wamena dan Ilaga, Johannes mengungkapkan, hal itu sepenuhnya tergantung dari para pengungsi sendiri maupun pemerintah daerah Jayawijaya.

"Kami tinggal menunggu informasi dari Pemkab Jayawijaya dan Pemkab Puncak termasuk Pemprov Papua bagaimana nasib para pengungsi ini, apakah mereka mau dipulangkan ke Wamena dan Ilaga. Yang jelas, tugas kami sebagai tuan rumah yaitu selama mereka mengungsi di Timika mereka tidak kekurangan dalam hal makan, pakaian dan kesehatan. Kami juga memberikan penampungan yang baik kepada mereka," ujar mantan Kadishubkominfo Mimika itu.

Johannes menambahkan Pemkab dan seluruh komponen masyarakat Mimika berkomitmen penuh untuk menjaga daerahnya sebagai daerah yang aman dan damai tanpa konflik.

Apalagi pada 2020 Mimika dipercayakan untuk menggelar sejumlah kegiatan berskala regional dan nasional yaitu Pesta Paduan Suara Gerejawi/Pesparawi se Tanah Papua (diikuti 42 kabupaten/kota) pada 12 Juni-22 Juni, PON XX pada 20 Oktober-2 November serta Sidang Sinode Gereja Kingmi se-Papua. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini