Selain sekjen NasDem, KPK isyaratkan periksa Paloh di kasus Gatot

Kamis, 1 Oktober 2015 11:42 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Selain sekjen NasDem, KPK isyaratkan periksa Paloh di kasus Gatot Jokowi hadiri Ground breaking gedung Indonesia satu. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengevaluasi hasil pemeriksaan penyidik terhadap Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella. Pemeriksaan Patrice Rio Capella ini dilakukan karena adanya dugaan pertemuan antara Gatot dan sejumlah petinggi Partai Nasdem termasuk sang ketua umum NasDem Surya Paloh di Kantor Dewan Pimpinan Pusat.

Sebelumnya diberitakan, adanya pertemuan antara Gubernur Gatot, Wagub Tengku Erry, OC Kaligis, Patrice Rio Capella, dan Surya Paloh yang ditengarai untuk 'mengamankan' kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang ditangani kejaksaan.

"Ya, nanti akan dievaluasi hasil perkembangan dari permintaan keterangan terhadap orang-orang yang telah memberikan keterangan (termasuk Rio Capella). Di situ tentu akan dievaluasi mana lagi yang barangkali keterangannya dari pihak lain yang diperlukan. Kita berharap sebetulnya semua pihak memberikan keterangan yang sesungguhnya apa yang terjadi, apa yang memang dialami, apa yang didengar sehingga proses itu bisa cepat, terbuka," kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnain di Gedung KPK , Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/10).

Zulkarnain menyampaikan untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan memanggil beberapa orang dekat Rio untuk mengkonfirmasi mengenai kejelasan pertemuan tersebut. "Pendalaman terhadap pokok kasus, siapa berbuat apa tentu harus jelas. Siapa berbuat apa, berbuatnya ini hanya biasa-biasa atau ada yang luar biasa?" Jelas Zulkarnain.

Selain itu, Zulkarnain menambahkan, dari hasil keterangan saksi dan beberapa saksi lain yang akan dipanggil, selanjutnya akan digunakan untuk pendalaman kasus dan memverifikasi keterlibatan para petinggi Partai Nasdem atas dugaan skandal pengamanan kasus korupsi Bansos Sumut ini.

"Dengan keterangan saksi yang terbuka maka masalah bisa dibuka secara utuh, holistik, tentu kita bisa melihat mana perbuatan yang pidana, siapa yang sebetulnya bertanggung jawab sehingga bisa kita ambil pembelajaran untuk yang sudah terkait ini tentu proses hukum lanjutan. Yang belum, sudahlah tinggalkan yang tidak baik-baik itu. Pendalaman terhadap kasus atau perkara ini siapa berbuat apa ini kan harus jelas di mana dan apa yang dilakukannya," terangnya.

Diketahui, selain Sekjen Partai Nasional Demokrat (NasDem), Patrice Rio Capella yang diminta keterangannya. Kali ini, KPK membuka peluang bakal ikut memeriksa Surya Paloh selaku pimpinan Partai NasDem.

"Terserah penyidik, yang jelas kita menghindari, diskriminatif terhadap seseorang sehingga harus diklarifikasi semua," kata Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja di KPK, Jakarta, Senin (28/9).

Pandu tidak membantah jika informasi adanya pertemuan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dengan sejumlah petinggi Partai NasDem. Bahkan, menurut dia, pihaknya tengah mengusut isi pertemuan tersebut.

"Memang ada. Makanya kita akan telaah," terang Pandu.

Dari informasi yang dihimpun, pada pertemuan itu turut hadir beberapa petinggi Partai NasDem. Di antaranya, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Sekjek Partai NasDem Patrice Rio Capella serta Ketua DPW Nasdem Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

Patrice bahkan sudah lebih dulu masuk ke ruang pemeriksaan lembaga antirasuah. Namun, dari pemeriksaan itu, pihak KPK belum bisa menyimpulkan.

Selain Surya Paloh, Pandu menyebut pihak-pihak yang ikut terlibat pada skandal korupsi itu pun akan dimintai keterangan. Hal itu dilakukan, agar pihak KPK tidak salah dalam membuat keputusan.

"Pasti ada klarifikasi supaya kita tidak salah mengambil keputusan dan akan ada fairness. Jadi semua akan diklarifikasi," pungkas dia. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini