Selain pengojek tuntut gaji, kantor Grab Bike ramai diserbu pelamar

Kamis, 27 Agustus 2015 11:33 Reporter : Rizky Andwika
Selain pengojek tuntut gaji, kantor Grab Bike ramai diserbu pelamar Puluhan tukang ojek Grab-Bike mogok di kantornya. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan tukang ojek Grab Bike mendatangi kantornya di Jl Bendungan Hilir Raya Nomor 134, Jakarta Pusat, untuk menuntut gaji yang telat diberikan selama 2 minggu. Salah seorang pengojek Grab Bike, Sofyan mengatakan sesungguhnya keramaian tersebut bukan hanya dikarenakan para pengojek Grab Bike demo menuntut gaji.

Namun, kata dia, lebih banyak orang yang ingin mendaftar kerja menjadi pengojek di Grab Bike.

"Iya ini ramai-ramai sebenarnya pada mau daftar. Bukan mau minta cashout saja," kata Sofyan kepada merdeka.com di lokasi, Kamis (27/8).

Sementara itu, salah satu petugas Grab Bike melalui pengeras suara memberitahukan bahwa pendaftaran sudah tutup. Sebab itu, dia meminta puluhan orang yang ingin mendaftar untuk meninggalkan lokasi.

"Mohon maaf bapak-bapak sekalian. Pendaftaran sudah ditutup. Dimohon segera pulang," kata petugas tersebut.

Permintaan untuk meninggalkan kantor tersebut bukan hanya didasari karena pendaftaran sudah ditutup. Namun, dikarenakan petugas ingin agar lalu lintas di sekitar kantornya tidak terjadi kemacetan.

Pantauan merdeka.com di lokasi, lalu lintas di sekitar kantor dua tingkat tersebut memang macet.

"Dimohon pulang Pak. Sudah tutup mohon maaf," pinta petugas itu. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. GO JEK Vs GrabBike
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini