Selain Orang Tua, Kerabat Veronica Koman Dapat Teror Paket Berisi Bangkai Ayam

Kamis, 11 November 2021 09:58 Reporter : Nur Habibie
Selain Orang Tua, Kerabat Veronica Koman Dapat Teror Paket Berisi Bangkai Ayam Komnas HAM Datangi Kediaman Orang Tua Veronica Koman. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus teror dialami orang tua aktivis Veronica Koman, hingga kini masih diusut polisi. Belum tuntas penyelidikan kasus tersebut, kerabat Veronica Koman, ternyata juga menjadi sasaran teror orang tak dikenal.

Teror itu dialami kerabat Veronica Koman tak lama setelah kediamannya mendapat paket berisi benda kemudian meledak pada Minggu (7/11) kemarin. Peristiwa serupa dialami kerabat yang kediamannya tak jauh dari orang tua Veronica Koman, kawasan Jakarta Barat.

"(Kerabat Veronica kena teror) Iya betul," kata Kuasa Hukum Veronica Koman, Nelson Nikodemus saat dihubungi, Kamis (11/11).

Nelson menyebut, teror yang diterima kerabat Veronica Koman itu dalam bentuk kiriman sebuah paket dibungkus kertas kado yang kemudian dituliskan alamatnya. Namun paket itu dicurigai pemilik rumah lantaran antara alamat dan tujuan penerima berbeda.

"Di atasnya ada alamat, kepada yang terhormat Veronica Koman. Tapi alamatnya bukan alamat di mana Veronica tinggal. Jadi karena mencurigakan, kemudian enggak ada yang pesen paket," sebutnya.

Kemudian sang kerabat memberitahukan kepada orang yang saat itu sedang berada di kediaman orangtua Veronica Koman mengenai paket tersebut. Kabar itu didapatkannya pada pukul 20.30 WIB.

"Kita dapat kabar dia baru pulang si kerabatnya, terus nemu paket itu. Paketnya aneh kan, namanya di atas namanya Vero. Tapi kemudian ke alamatnya dia gitu. Terus kan, karena baru terjadi ledakan di rumah orangtuanya (Veronica) kita enggak berani, takutnya nanti dipegang meleduk," ujarnya.

Oleh karena itulah, ia pun langsung memanggil aparat kepolisian dalam hal ini Tim Gegana atau Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).

"Tidak berapa lama Jihandak datang dan kemudian diobservasi dulu, dijatahin dulu ternyata enggak kenapa-kenapa, terus dipasangin kabel, ada dilihat dulu di dalem kaya gimana isinya. Terus ternyata dibuka isinya bangkai ayam," jelasnya.

Tidak hanya berisikan bangkai ayam saja, melainkan juga adanya sebuah tulisan yang berisikan atau bernada seperti ancaman atau teror.

"Kemudian ada tulisannya, bukan hanya bangkai ayam. 'Barang siapa yang menyembunyikan Veronica Koman, akan bernasib sama seperti bangkai (ayam) ini'," ungkapnya.

Lalu, saat ditanyakan terkait pengirim tersebut apakah sama dengan yang berada di depan rumah orangtua Veronica. Ia pun mempersilahkan hal itu ditanyakan kepada Polres Metro Jakarta Barat.

"Kita enggak tahu (nama pengirimnya), karena yang buka Jihandak dan kemudian enggak dikasih lihat ke kita isinya apa. Tapi kemudian polisi bilang itu bangkai ayam dan ada tulisan seperti itu. Soal pengirimnya siapa, dia enggah kasih tahu polisi. Apakah sama atau berbeda, itu tanya ke Polres Jakbar aja," tutupnya.

Sebelumnya, rumah orang tua aktivis Papua, Veronica Koman diteror. Sebuah benda meledak keras di rumah orangtua Veronica bilangan Jakarta Barat, Minggu (7/11) lalu.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri masih menyelidiki benda diduga bom tersebut. Tak cuma meledak, dalam benda tersebut pun tertulis sebuah pesan bernada ancaman bagi Veronica Koman.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri masih menyelidiki benda diduga bom tersebut. Tak cuma meledak, dalam benda tersebut pun tertulis sebuah pesan bernada ancaman bagi Veronica Koman.

"Kami bersama Restro Jakbar masih menyelidiki peristiwa ini. Tim Densus 88 melalui Satuan Tugas wilayah DKI sudah mendatangi lokasi dan mengumpulkan informasi yang ada," kata Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (8/11).

Selain itu, Aswin menyebut telah menemukan barang bukti berupa pesan yang tertulis menyinggung sikap Veronica Koman diduga membela Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

"Tambahan barang bukti berupa pesan tertulis yang menyinggung masalah perbuatan Veronica Koman yang membela kelompok KKB di Papua yang ditemukan di garasi rumah orangtua dari Saudari Veronica Koman. Diperkirakan merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman," sebutnya.

merdeka.com mendapatkan foto tulisan teror tersebut. Ukurannya sekitar 30 centimeter. Ditulis di atas kertas putih dengan dilapisi plastik. Teror tulisan tersebut seluruhnya ditulis dengan huruf kapital.

’WARNING!!! IF THE POLICE AND APARAT DALAM MAUPUN LUAR NEGERI TIDAK BISA MENANGKAP VERONIKA KUMAN @HERO PECUNDANG DAN PENGECUT, KAMI TERPANGGIL BUMI HANGUSKAN DIMANAPUN BERSEMBUNYI. MAUPUN GEROMBOLAN PELINDUNGMU'.

[gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Veronica Koman
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini