Selain buka hotline, polisi gandeng Dukcapil buru penyiram air keras Novel Baswedan

Kamis, 30 November 2017 11:46 Reporter : Ronald
Selain buka hotline, polisi gandeng Dukcapil buru penyiram air keras Novel Baswedan sketsa diduga penyiram novel. ©2017 istimewa

Merdeka.com - Mapolda Metro Jaya membuka hotline bagi masyarakat untuk melaporkan bila melihat atau menaruh curiga pada dua orang yang tengah diburu karena diduga sebagai penyiram Novel Baswedan. Sejak hotline dibuka 24 November lalu, sudah 400 lebih telepon yang masuk.

Namun hingga kini, belum ada satupun informasi yang benar-benar sesuai dengan petunjuk kepolisian.

Selain membuka hotline, belakangan Polda Metro Jaya berencana bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk mencari dua pelaku tersebut.

"Tetap kita padukan, tetap kita komunikasikan dengan Dukcapil," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/11).

Argo berharap masyarakat bersabar. "Tetap nanti kita cek, apakah ada gambar seperti itu atau tidak, tapi kan ribuan tuh berarti membutuhkan waktu di situ," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis memperlihatkan sketsa dua orang diduga terlibat penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Hasil penyelidikan diyakini kedua terlibat dalam kasus tersebut.

"Menurut keterangan saksi ini mengarah 90 persen diduga terlibat dalam penyiraman Novel Baswedan," ujar Idham saat jumpa pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo, di Gedung KPK, Jumat (24/11).

Untuk identitas, menurut Idham, masih belum diketahui. Dengan adanya nomor telepon aduan dia berharap informasi dari masyarakat. Motif juga baru diketahui setelah pelaku tertangkap. "Kita tidak mau berasumsi," tuturnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini