Sekolah disegel warga, siswa SD di Palu terpaksa libur

Rabu, 15 April 2015 11:10 Reporter : Sri Wiyanti
Sekolah disegel warga, siswa SD di Palu terpaksa libur anak sekolah. merdeka.com

Merdeka.com - Para siswa SDN 1 dan SDN 2 Tatura, Kota Palu, tidak dapat menikmati proses belajar seperti biasanya. Sekolah terpaksa meliburkan para siswa lantaran kedua sekolah tersebut disegel warga yang mengaku sebagai pemilik lahan sekolah.

Proses belajar para siswa sudah dihentikan sejak awal minggu ini. "Ini sudah memasuki hari ketiga anak-anak kami tidak masuk sekolah," kata orang tua salah satu murid SDN 2 Tatura, Rinse di Palu, seperti dikutip dari Antara, Rabu (15/4).

Rinse mengatakan pada Senin (13/4), anaknya yang duduk di kelas V SDN 2 Tatura Palu pulang lebih cepat dari biasanya. Alasannya, ruang kelas disegel oleh warga.

"Kami semua disuruh kepala sekolah pulang dan nanti akan masuk kembali kalau ruangan-ruangan kelas telah dibuka segelnya oleh warga," kata Rinse mengutip keterangan anaknya.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu orang tua siswa SDN 2 Tatura, Agustina. "Sudah berlangsung tiga hari ini tidak bersekolah karena sekolah itu disegel warga," katanya.

Agustina mengaku belum tahu berapa lama sekolah akan diliburkan. Hal ini menurutnya sangat merugikan para siswa, terlebih lagi menjelang Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar pada Mei 2015.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Tatura Palu, Nurhaini mengatakan penyegelan saat ini merupakan kali ketiga terjadi.

Pada 2014, warga yang mengaku sebagai pemilik tanah, keluarga Arsad Budi, menyegel sekolah selama beberapa hari sehingga siswa terpaksa diliburkan. Penyegelan kembali terjadi pada 13 April 2015.

"Kami terpaksa menginstruksikan siswa untuk libur dan baru akan sekolah lagi setelah masalah tersebut selesai," katanya.

Rencananya, akan ada pertemuan antara keluarga ahli waris pemilik tanah, Pemkot Palu dan Ombudsman Sulteng untuk membahasa masalah ini.

"Kami berharap dalam pertemuan itu ada titik terang sehingga kegiatan sekolah kembali berjalan normal," ujar Nurhaini. [siw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini