Sekap sekuriti dan 2 pegawai BSM, perampok gasak uang Rp 3,5 miliar

Selasa, 5 Juni 2018 16:23 Reporter : ER Chania
Sekap sekuriti dan 2 pegawai BSM, perampok gasak uang Rp 3,5 miliar Ilustrasi Perampokan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Mobil yang mengangkut uang sebesar Rp 3,5 miliar dari Bank Syariah Mandiri (BSM) Aur Kuning, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menuju Bank Nagari Payakumbuh dirampok di kawasan jembatan PLTA Batang Agam.

Tiga orang yang berada dalam mobil Daihatsu Xenia BM 1971 JQ itu ditodong perampok bersenjata api, lalu disekap dan ditinggal di kawasan Talawi, Payakumbuh. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Bukittinggi.

Kapolsekta Payakumbuh Kompol Russirwan memastikan, tiga orang yang berada dalam mobil terdiri dari sopir, sekuriti dan pegawai BSM. Ketiganya sudah dibawa ke Bukittinggi.

"Mereka memang ditinggal perampok bersenjata api di kawasan Talawi, Ompang Tanah Sirah, Payakumbuh. Saat kami dapati, mereka dalam kondisi shock berat," kata Russirwan kepada wartawan, Selasa (5/6).

Mantan Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota dan Kasat Narkoba Polres Payakumbuh ini menjelaskan, ketiga orang yang berada dalam mobil pengangkut uang diketahui bernama Jakfar Sinaga (29) satpam BSM yang tinggal di Simpang Kapau, Bukittinggi. Kemudian, Hendra (25) staf BSM yang beralamat di Bukittinggi, dan Sardi (38), sopir BSM yang tinggal di Payakumbuh.

"Di dalam mobil pengangkut uang Rp 3,5 miliar ini hanya ada sopir, staf BSM, dan sekuriti. Tidak ada polisi yang ikut mengawal. Ke depan, kami sarankan kepada perbankan yang membawa uang ke Payakumbuh, mintalah pengawalan polisi. Kalau di Payakumbuh, kami siapkan mobil khusus untuk pengawalan dan polisi bersenjata. Kemudian, mobil pengangkut uang itu lengkapikah dengan GPS atau CCTV," kata Russirwan.

Terkait kronologi perampokan ini, menurut Kompol Russirwan, masih dalam penyelidikan Polres Bukittinggi. Jakfar Sinaga menceritakan, mobil berangkat dari BSM Aurkuning Bukittinggi menuju BPD Payakumbuh pada Senin pagi.

"Sekitar pukul 10.00 WIB mobil sampai di kawasan PLTA Batang Agam. Sebelum sampai di jembatan PLTA dari arah Bukittinggi, mobil pengangkut uang BSM diserempet oleh mobil Avanza warna silver. Kemudian, sopir dan sekuriti mobil BSM ditodong dengan senjata api oleh penumpang mobil Avanza warna silver yang belum diketahui nomor polisinya," lanjut Russirwan.

Begitu diserempet dan ditodong senjata api, sopir beserta sekuriti BSM panik dan menghentikan laju kendaraan. Tetapi celaka, hal ini malah membuat mereka akhirnya disekap para perampok. "Mereka diikat. Mulut dan mata dilakban. Kemudian mobil dikuasai pelaku," papar Kapolsek.

Setelah sampai di kawasan Talawi, Ompang Tanah Sirah, Koto Nan Gadang, Payakumbuh Utara, mobil BSM berhenti. "Kemudian, sekuriti, sopir dan staf bank ditinggalkan dalam mobil. Setelah mereka terbebas, uang sudah tidak ada di mobil," ujar Kompol Russirwan. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Perampokan
  2. Padang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini