Sejoli Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi Hasil Hubungan di Luar Nikah

Rabu, 9 Januari 2019 12:36 Reporter : Saud Rosadi
Sejoli Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi Hasil Hubungan di Luar Nikah Tersangka sejoli mahasiswa yang buang bayi. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Stevanus Andre Wahyu (19) dan Sarah Walalangi (20), sejoli di Samarinda ditangkap usai membuang bayi laki-laki di Desa Loa Lepu, Tenggarong Seberang. Bayi malang itu mereka letakkan di semak-semak lengkap dengan pakaian dan kain lampin.

Keberadaan bayi diketahui pertama kali oleh warga yang semula hendak membuang air kecil di lokasi penemuan. Terdengar suara bayi menangis dan langsung membawanya ke klinik terdekat.

Aparat Polsek Tenggarong Seberang bergegas melakukan penyelidikan dan mencari pembuang bayi malang itu, hingga akhirnya Andre dan Sarah ditangkap di Samarinda.

"Kasus itu jadi atensi pimpinan (Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar), dan semua personel Polsek, melakukan penyelidikan, pencarian," kata Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Abdul Rauf, di kantornya, Rabu (9/1).

Dari penyidikan polisi, d

"Sampai Minggu (6/1) pagi, keduanya memutuskan untuk menempatkan bayi itu di tempat aman, agar bisa dirawat orang lain. Sempat berjalan menuju poros Samarinda-Bontang," ujar Rauf.

"Tapi akhirnya memutar ke Tenggarong Seberang, dan tiba di lokasi poros Desa Loa Lepu jam 1 siang, kemudian menaruh dan menempatkan bayi itu di semak-semak," tambahnya.

Sejoli itu belakangan diketahui khawatir menanggung aib, lantaran Sarah hamil di luar nikah. "Selain itu, motif pelaku membuang bayi itu si cowok belum punya pekerjaan tetap, sehingga khawatir juga tidak mampu penuhi kebutuhan bayi itu, dan tidak ingin mengecewakan orangtua," jelasnya.

Pakaian bayi, kain lampin, dan nota bayar persalinan Rp 2 juta, jadi barang bukti. Kedua tersangka dijerat pasal 305 KUHP junto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 76b junto pasal 77b UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

"Bayi itu sendiri sehat sejak ditemukan, dan sekarang dalam tanggungjawab perawatan Pemda (Pemkab Kutai Kartanegara)," kata Rauf. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Bayi Dibuang
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini