Sejarawan: Pemerintah harusnya bentuk bela rakyat bukan bela negara

Minggu, 1 November 2015 14:50 Reporter : Dede Rosyadi
Sejarawan: Pemerintah harusnya bentuk bela rakyat bukan bela negara Ilustrasi bela negara. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam mengatakan pemerintah lebih tepat membentuk bela rakyat daripada bela negara. Bela rakyat dianggap dibutuhkan karena rakyat masih butuh keamanan dan kesejahteraan.

"Saya pikir pemerintah harus bentuk juga bela rakyat. Rakyat masih butuh keamanan dan ketentraman dalam kehidupan sehari-hari," kata Asvi saat diskusi soal pemuda dan bela negara, di kafe Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).

Menurutnya, rakyat juga harus dibela. Rakyat butuh perlindungan hukum dan keamanan bukan negara saja yang butuh kekuatan rakyat.

"Dengan adanya bela rakyat ini bisa menjadi wadah perlindungan kepada masyarakat. Pemerintah harus memikirkan itu juga, jangan cuma bela negara saja yang dibahas," paparnya.

Lebih jauh Asvi mengungkapkan, pada era kemerdekaan rakyat sudah terjun membela negara dengan berbagai organisasi dan bentukan ormas perjuangan pada kala itu demi kemerdekaan. Hanya saja fungsi bela negara sekarang harus dipertegas sehingga tidak bias.

"Bela negara ini sudah ada pada jaman Soekarno dulu sudah ada gerakan-gerakan pemuda yang mengatasnamakan rakyat. Sekarang ini waktunya negara(pemerintah) harus membela rakyat dari ancaman-ancaman kejahatan," pungkasnya.

Pada era reformasi perjuangan sudah tidak lagi dengan cara militer, oleh sebab itu, masih kata Asvi, pemerintah harus mempersiapkan pendidikan ilmu pengetahuan kepada rakyat sehingga kedepannya yang diperlukan adalah ilmu pengetahuan untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.

"Bela negara boleh asal jelas maksud dan tujuan yang jelas, saya lebih sepakat bela rakyat," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bela Negara
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini