Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dipolisikan Politikus PDIP

Senin, 9 Desember 2019 13:43 Reporter : Merdeka
Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dipolisikan Politikus PDIP Henry Yosodiningrat. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Ucapan Rocky Gerung di Forum Indonesia Lawyers Club (ILC) berbuntut panjang. Dia dilaporkan atas ucapannya yang menyebut Presiden Jokowi tidak memahami nilai Pancasila.

Adalah Politisi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat yang melaporkan ke Bareskrim Polri, Senin (9/12). Henry menilai ucapan Rocky Gerung sebagai bentuk penghinaan.

"Saya akan ajukan ahli yang bisa menerangkan bahwa ucapan itu bagian penghinaan," kata Henry di Bareskrim Polri, Senin (9/12).

1 dari 1 halaman

Menghina dan Tendensius

Henry berpendapat bahwa tujuan Rocky Gerung mengucapkan hal itu untuk mempermalukan Presiden. Itu terlihat dari nada dan bahasa tubuh sinis Rocky serta ucapannya yang tendensius. Henry menilai, Rocky telah memenuhi unsur pidana seperti yang tercantum pada Pasal 310 KUHP.

Dijelaskan bahwa setiap orang yang sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal.

"Beberapa yurisprudensi juga mengatakan tujuan untuk mempermalukan orang yang diserang sudah memenuhi unsur tidak ada tujuan lain kecuali mempermalukan bukan kritik. Kalau kritik bukan seperti itu caranya," kata dia.

Untuk melengkapi laporannya, Henry membawa rekaman video, transkip dan saksi bahkan ahli-ahli untuk memperkuat dalam membuat laporan polisi.

"Video rekaman dan transkrip dari rekaman dia waktu acara ILC yang terakhir itu. Dia mengatakan bahwa Presiden tidak paham Pancasila, tidak mengerti Pancasila, Presiden hanya hafal Pancasila tapi tidak paham. Saya melihat ucapan itu keterlaluan," ucap dia.

Henry melihat dari sisi hukum. Pertama Pancasila sebagai dasar negara, sumber dari segala sumber hukum, sebagai falsafah dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sedangkan, Presiden sebagai Kepala Pemerintahan, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di angkatan bersenjata (TNI), Presiden adalah hasil pemilihan langsung dari rakyat Indonesia.

"Artinya sosok harus dihormati oleh rakyat Indonesia bahkan bangsa bangsa asing pun penghormatan kepada Presiden sehingga saya tidak menerima kepada orang yang mengatakan Presiden tidak paham Pancasila. Saya bisa membuktikan Presiden bahwa sangat Paham Pancasila," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
Sebut Presiden Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dinilai Cari Panggung
Mahfud MD: Saya Enggak Pernah Tertarik Omongannya Rocky Gerung
Rocky Gerung Nilai Polri Harus Kerja Sama Institusi Lain untuk Ungkap Kasus Novel
Apa Kabar Kasus 'Kitab Suci Fiksi' Rocky Gerung ?
Apa Istimewanya Rocky Gerung di Mata Ratna Sarumpaet?

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini