Sebulan Ada 330 Kasus, Warga Bekasi Diminta Waspadai Demam Berdarah

Jumat, 28 Mei 2021 13:59 Reporter : Adi Nugroho
Sebulan Ada 330 Kasus, Warga Bekasi Diminta Waspadai Demam Berdarah demam berdarah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat kasus demam berdarah dengue selama bulan April mencapai 330 kasus. Karena itu, warga di wilayahnya diminta waspada penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Sukrawati mengatakan, di bulan April terjadi peningkatan kasus karena adanya peralihan musim dari hujan ke kemarau.

"Tolong diimbau masyarakat untuk waspada, rumahnya diurus masing-masing, jangan menunggu kader untuk mengurusi rumah mencari jentik," kata Dezy di Bekasi, Jumat (28/5).

Dezy menuturkan, jika diakumulasi sejak Januari hingga April, jumlah kasus ada 760. Jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 900 kasus.

"Ketika lihat data itu angkanya masih di bawah tahun lalu. Artinya masih versituasi bahwa ini masih di bawah kondisi yang tahun kemarin. Tapi kewaspadaan balik lagi ke masyarakat," kata Dezy.

Dezy menambahkan, meski pemerintah menyediakan layanan pengasapan atau fogging, tapi disarankan tidak sering memanfaatkan layanan tersebut. Ia menyebut, lebih efektif melaksanakan gerakan membasmi sarang nyamuk di rumah masing-masing.

"Gerakan satu rumah satu jumantik itu harus diterapkan kembali. Satu orang di rumah ditunjuk untuk mengurusi kebersihan rumah, sehingga pasti yakin tidak ada jentik nyamuk di mana-mana," ucap Dezy. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Demam Berdarah
  3. DBD
  4. Penyakit DBD
  5. Bekasi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini