Sebelum tewas, kakek Moses minum obat & desak Juminah bercinta

Rabu, 2 Agustus 2017 04:02 Reporter : Ananias Petrus
Sebelum tewas, kakek Moses minum obat & desak Juminah bercinta Ilustrasi penemuan mayat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Sektor Maulafa, Polres Kupang Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap Juminah Kabnani beserta dua orang anaknya sebagai saksi dalam kasus kematian Moses Koroh (73), Senin (31/7) kemarin.

Moses Koroh ditemukan tewas di dalam rumah Juminah yang terletak di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dalam pemeriksaan sementara tersebut, Juminah Kabnani (44) mengaku, Ia bersama Moses telah menjalani hubungan gelap sejak 4 tahun yang lalu. Juminah merupakan seorang ibu rumah tangga, yang berstatus janda dan memiliki 3 orang anak.

Juminah juga mengaku, Moses hampir setiap hari berada di rumahnya. Tidak hanya sekedar berbagi cerita, namun hubungan layaknya suami istri sah pun sering dilakukan mereka berdua.

Kapolsek Maulafa, Kompol I Gusti Putu Parwata, Selasa (178) mengatakan, sebelum kejadian tersebut korban sempat meminum obat herbal kemudian langsung tidur lelap.

"Setelah korban bangun, korban meminta Juminah untuk berhubungan badan, namun Juminah sempat menolak dengan alasan masih siang hari, akan tetapi korban pun mendesak, sehingga Juminah menuruti permintaannya," kata Purwata menirukan keterangan Juminah ketika di BAP oleh penyidik.

Ia menambahkan, posisi korban saat itu berdiri, sehingga Juminah pun merasa kesulitan untuk mengimbangi korban. Sehingga baru beberapa saat, korban merasa pusing dan jatuh hingga kepalanya terbentur lantai dan mengeluarkan banyak darah.

"Juminah menjadi panik dan bersama dengan dua orang anak perempuannya mengambil kain untuk membersihkan darah korban di lantai. Berselang beberapa menit, ada seorang pegawai koperasi datang menagih uang, pegawai koperasi tersebut kaget melihat korban bersimbah darah, sehingga bersama salah seorang anak korban pun pergi dan memberitahukan kejadian itu warga sekitar," jelasnya.

Terkait korban mengkonsumsi obat herbal sebelum ditemukan tewas, Purwata menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan sebab akibatnya, namun Ia membenarkan ditemukan bungkusan obat herbal yang dikonsumsi oleh korban.

"Pihak keluarga telah menerima kematian korban, serta memahami posisi dari saksi Juminah sehingga, jenazah korban akan segera dimakamkan," ungkap Purwata.

Sebelumnya diberitakan, Moses Koroh (73) warga Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ditemukan tewas didalam rumah tetangganya, Senin (31/7).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai koperasi yang ingin bertamu di rumah tersebut. Saksi yang melihat korban tergeletak di ruang keluarga, langsung menghubungi ketua rukun dan warga setempat.

Ketua RT 23, Kelurahan Oepura Yohanes Tefbana mengatakan, warganya ini memang mempunyai riwayat penyakit stroke ringan, namun masih bisa beraktifitas seperti biasa. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Tewas Overdosis
  2. Kupang
  3. Penemuan Mayat
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini