Sebelum Perkosa, Bunuh & Bakar Inah Antimurti, 5 Pelaku Pesta Sabu

Rabu, 23 Januari 2019 15:05 Reporter : Irwanto
Sebelum Perkosa, Bunuh & Bakar Inah Antimurti, 5 Pelaku Pesta Sabu Empat pembunuh dan pemerkosa ditangkap. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Pembunuhan disertai perkosaan terhadap Inah Antimurti (20) di Desa Talang Taling, Gelumbang, Muara Enim, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dilakukan lima pelaku. Empat orang diantaranya sudah ditangkap polisi.

Sebelum melakukan aksinya, para pelaku diketahui sempat menggelar pesta sabu. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, kelima pelaku mengonsumsi sabu secara bersama-sama di rumah kontrakan AS (DPO) di Desa Talang Taling, Gelumbang, Muara Enim, Sabtu (21/1) malam. Barang terlarang itu didapatkan dari AS yang diketahui seorang pengedar narkoba.

"Mereka ini berbuat nekat akibat pengaruh narkoba. Karena pada malam itu mereka pesta sabu," ungkap Zulkarnain, Rabu (23/1).

Saat pesta sabu itu, AS menelepon korban agar datang ke rumah kontrakannya. Tak lama kemudian, korban datang seorang diri menggunakan sepeda motor dan terjadilah perkosaan dan pembunuhan di rumah itu.

"Korban tidak ikut pesta sabu, dia datang karena diminta pelaku AS," kata Zulkarnaen.

Sementara tersangka Abdul Malik (22) mengakui bersama tiga tersangka lain sering membeli sabu kepada AS sejak enam bulan lalu. Mereka pun kerap menggelar pesta narkoba di rumah AS.

"Ada harga Rp 50 ribu, ada Rp 70 ribu. Sebulan paling pakai dua atau tiga kali," katanya.

Diketahui, empat pembunuh sekaligus pembakar tubuh Inah Antimurti (20) di Ogan Ilir diringkus polisi. Petugas masih memburu satu pelaku lain yang turut terlibat dalam menghabisi nyawa janda satu anak itu.

Keempat pelaku adalah seorang tunawicara Feri (30), Febriansyah (16/pelajar), Abdul Malik (22/petani), dan Dian Prayoga (16/pengangguran). Semuanya tinggal di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim.

Penangkapan para pelaku berawal dari temuan sepeda motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 3262 KAI di rumah saksi Andika (26) di Desa Talang Taling, Selasa (22/1). Saksi menyebut motor itu dititipkan AS (DPO) dan tersangka Feri kepadanya pada Minggu (20/1) sore.

Dari situlah, satu persatu para tersangka diringkus polisi. Satu dari empat tersangka harus menerima tindakan tegas dari petugas berupa ditembak di kedua kakinya lantaran melawan.

Penangkapan para pelaku berawal dari temuan mayat wanita dalam kondisi terbakar di atas spring bed di semak-semak Desa Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Minggu (20/1) sore. Mayat itu diketahui bernama Inah Antimurti (20) seorang janda satu anak asal Desa Pedataran, Gelumbang, Muara Enim. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Penemuan Mayat
  3. Palembang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini