Sebelum meninggal, Daniel mengeluh capek saat ikut latihan Menwa

Selasa, 27 Oktober 2015 14:57 Reporter : Muchlisa Choiriah
Sebelum meninggal, Daniel mengeluh capek saat ikut latihan Menwa Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen (Unika) Atma Jaya mengungkapkan sebelum mengikuti Pra Pendidikan UKM Bela Negara atau Menwa, Daniel dinyatakan tak menderita sakit apapun. Dia dinyatakan sehat.

"Sebelum mengikuti Menwa semua peserta kan di periksa satu-satu. Kata dokter Teguh selaku dokter di klinik, Daniel itu sehat. Enggak ada riwayat penyakit apa-apa," kata Natado Putrawan selako Anggota Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unika Atmajaya, Selasa (27/10).

Natado yang juga ikut menyelidiki kasus kematian Daniel ini pun mempertanyakan bagaimana SOP dari Menwa untuk kegiatan dari 21 orang yang daftar, namun hanya diikuti oleh 17 orang peserta itu.

"Bukannya apa-apa, ya. Tapi kita itu bikin acara sampai 200 anak (Fakultas) Hukum ke luar kampus, mereka semua bisa balik selamat. Ini cuma 17 orang kok istilahnya bisa kecolongan satu gitu," paparnya.

Selain Natado, beberapa mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya ini menuturkan bahwa Daniel sempat mengeluh capek serta terlihat memaksakan diri, hingga akhirnya jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.

"Pas hari Sabtu pagi sampai siang itu, ada kegiatan lari di luar, daerah Cawang kalau enggak salah. Pas siangnya, si Daniel itu sudah mulai terhuyung-huyung terus tumbang. Dia ini seperti memaksakan diri hingga akhirnya pingsan pada siang hari," kata mahasiswa di lingkungan Unika Atmajaya, Selasa (27/10).

Saat pingsan, Daniel tak langsung dibawa ke Rumah Sakit. Dia dibawa oleh panitia kembali ke Unika Atmajaya, tepatnya ke ruangan Menwa, untuk beristirahat. Baru pada pukul 19.30 WIB, Daniel dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siloam dan kemudian dirujuk ke RS Jakarta untuk dirawat secara intensif.

"Dalam Menwa ini, para peserta dididik supaya tidak mudah menyerah ketika mengikuti rangkaian kegiatan. Jadi ya Daniel ini kayanya memaksakan diri," tutupnya.

Sebelumnya, Daniel Vicli Pardamean Tambunan, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya angkatan 2015 dikabarkan meninggal dunia pada Senin (26/10) dini hari usai melaksanakan Pra Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa Bela Negara (Menwa) bersama 16 peserta lainnya, yang dilaksanakan pada Kamis (22/10) hingga Minggu (25/10) lalu di Unika Atma Jaya.

Mengenai kabar tersebut, Pihak Unika Atma Jaya mengaku masih mencari informasi dengan membentuk tim kecil untuk mengetahui penyebab meninggalnya Daniel. Pihaknya tak meminta bantuan pihak kepolisian, karena menurutnya masih bisa menyelesaikan mahasiswa ajarannya itu sendiri. [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini