Sebelum meninggal, Ateng minta surat cerai ke Ketua RT

Rabu, 22 Mei 2013 14:46 Reporter : Al Amin
gantung diri. shutterstock

Merdeka.com - Sebelum ditemukan tewas gantung diri di lantai dua rumahnya di Jalan Kuning Selatan RT 7 RW 6, nomor 57, Kotabambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Suyanto alias Ateng (45), sehari sebelumnya diketahui sempat meminta surat pengantar cerai kepada Ketua RT.

"Semalam si Ateng sempat minta surat pengantar cerai sama pak RT. Saya tahu karena pak RT masih kerabat saya," kata tetangga korban, Ferry (44) saat ditemui di rumahnya, Rabu (22/5).

Ferry menambahkan, dirinya juga tidak mengetahui alasan kenapa Ateng yang telah memiliki tiga anak dari pernikahan dengan Riri itu mengajukan cerai.

"Sehari-harinya mah, saya enggak pernah denger dia ada ribut-ribut. Kemarin juga saya lihat dia masih akur-akur aja. Masih boncengan sama istrinya," ujar Ferry.

Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek di lingkungan Rumah Sakit Harapan Kita telah memiliki tiga orang anak. Satu perempuan Vega (17), dan dua anak lelaki kembar, Refan dan Rehan (11).

Sementara, untuk keperluan pemeriksaan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani otopsi. [war]

Topik berita Terkait:
  1. Bunuh Diri
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.