Sebelum DPR, Dahlan laporkan dua pemeras BUMN ke Presiden

Selasa, 6 November 2012 12:19 Reporter : Yulistyo Pratomo
Sebelum DPR, Dahlan laporkan dua pemeras BUMN ke Presiden Presiden SBY dan Ibu Negara. rumgapres/abror rizki

Merdeka.com - Sebelum membeberkan ke badan Kehormatan (BK) DPR, Menteri BUMN Dahlan Iskan terlebih dulu memberikan laporan mengenai dua orang anggota DPR yang memeras perusahaan BUMN kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dahlan melapor karena sebelumnya sudah ada imbauan dari Presiden untuk tidak kongkalikong dengan DPR terkait pembahasan anggaran.

"Meneg BUMN telah melaporkan hal tersebut beberapa waktu lalu," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha melalui pesan singkatnya kepada media di Jakarta, Selasa (6/11).

Menurut Julian, dalam berbagai kesempatan, SBY selalu mengingatkan kepada para pembantunya untuk menghindari praktik kongkalikong dengan anggota dewan. Sebab, kondisi itu dapat menghambat rencana kerja pemerintah di bidang pembangunan sekaligus peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Bapak Presiden SBY telah beberapa kali mengingatkan dalam rapat kabinet bahwa tidak boleh ada praktik kongkalikong proyek oleh oknum pemerintah dengan oknum DPR, karena akan menghambat rencana kerja pemerintah dalam pembangunan yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat," lanjutnya.

Sebelumnya, Badan Kehormatan DPR telah menyebutkan dua inisial anggota dewan yang diduga melakukan pemalakan kepada BUMN. Inisial tersebut adalah S dan IL. Kemarin, Dahlan Iskan telah menyerahkan berkas dan nama pemalak BUMN kepada BK DPR. Dahlan datang dengan mengendarai mobil listrik Ahmadi hijau miliknya.

Tidak hanya itu, Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo mengatakan bahwa Dirut PT MNA sebelumnya, R Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengaku pernah diperas Rp 18 miliar oleh anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP Sumaryoto. Pemerasan itu terkait pencairan Penyertaan Modal Negara sebesar Rp 200 miliar, dari total Rp 561 miliar pada APBN 2012. [has]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Dahlan Vs DPR
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini