Sebelum Ditemukan Tewas, Wanita di Jombang Cek-Cok dengan Seorang Pria

Selasa, 29 Oktober 2019 15:42 Reporter : Erwin Yohanes
Sebelum Ditemukan Tewas, Wanita di Jombang Cek-Cok dengan Seorang Pria Mayat Wanita di Tepi Jalan Raya Jombang. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Polisi mendalami temuan mayat seorang wanita tergeletak di tepi Jalan Raya Basuki Rahmad, tepatnya di Dusun Karang Kletak, Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Penyelidikan di antaranya meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang kita mintai keterangan atas peristiwa tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu kepada merdeka.com, Selasa (29/10).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat cek-cok melalui pesan singkat SMS dengan seorang pria. Hal itu diketahui dari isi pesan singkat di ponsel korban yang saat ini telah diamankan oleh polisi.

"Dia (korban) cekcoknya itu melalui SMS dan kita sudah kroscek ke si prianya. Pria tersebut tidak tahu ada kejadian seperti tadi bahwa korban ini meninggal. Nah HP nya si pria itu juga sudah mati lama sekitar udah 20 jam yang lalu," kata mantan Kasat Reskrim Polres Malang ini.

Polisi saat masih mendalami penyebab kematian korban. Selain memeriksa sejumlah saksi, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Jombang untuk diautopsi.

Seperti diketahui, warga Jombang digegerkan dengan temuan mayat wanita tergeletak di tepi jalan raya pada Selasa pagi. Korban masih memakai pakaian lengkap. Yaitu celana jeans biru tua, kaus dalam merah, jaket jumper warna biru, serta jilbab merah muda atau pink.

Saat diperiksa oleh petugas, terdapat luka di kepala bagian belakang. Tidak ditemukan identitas korban. Di sekitar lokasi, ditemukan sepasang sandal jepit perempuan warna hitam ponsel dan sepeda angin atau sepeda pancal milik korban.

Dari informasi yang didapat, korban bernama Sri Witnowati (44) asal Dusun Tejo Utara, RT 01 RW 03, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa timur. Sri merupakan istri sah Mochamad Rodi (46) yang tewas meninggalkan dua putrinya.

"Karena tidak ada identitasnya, berdasarkan KK dan sidik jari, korban warga Mojoagung Jombang," pungkas Azi. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Penemuan Mayat
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini