Sebelum dimutilasi & dikubur pakai semen, Sopyan dipukul pakai besi

Selasa, 1 November 2016 11:56 Reporter : Adi Nugroho
Sebelum dimutilasi & dikubur pakai semen, Sopyan dipukul pakai besi Rumah kontrakan Sofyan Lubis. ©2016 merdeka.com/adi nugroho

Merdeka.com - Nasib tragis dialami oleh Sofyan Lubis. Pria 43 tahun itu tewas di tangan saudaranya sendiri Riko Lesmana (41). Jenazah korban dimutilasi dan dikubur, lalu disemen di halaman rumah kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur pada Senin (24/10) lalu.

Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, korban tak sadarkan diri setelah dipukul menggunakan sepotong besi ketika berada di rumah kontrakannya di Jalan Raya Jatimakmur Nomor 2 RT 06 RW 11, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.

Korban yang lumpuh dan masih berada di kursi roda itu dihajar gara-gara pelaku yang merupakan sepupunya sendiri kesal ditagih utang. Karena itu, tanpa basa-basi, pelaku mengayunkan sepotong besi ke arah korban hingga jatuh tersungkur.

"Dia saya pukul, karena telah memaki dengan kata-kata kotor," ujar seorang penyidik Polsek Pondokgede, Kota Bekasi, menirukan ucapan tersangka Riko, Selasa (1/11).

Korban yang tak sadarkan diri lalu dibawa ke Cipayung, Jakarta Timur, menggunakan taksi online. Di sana, korban dimutilasi dan dikubur di halaman rumah kontrakan pelaku dibantu oleh temannya.

"Pemilik kontrakan sempat membantu menggotong ke mobil. Dia (pemilik kontrakan) juga minta, agar jangan dilibatkan karena tidak tahu apa-apa," tambah penyidik itu.

Sementara itu, Chairul, pemilik kontrakan menolak menceritakan peristiwa pemukulan terhadap Sofyan Lubis oleh Riko. Keluarga Chairul cenderung tertutup kepada awak media, dan meminta agar wartawan pergi dari rumah kontrakan yang dikelolanya.

"Saya nggak tahu apa-apa, tapi yang jelas dia tinggal di sini selama dua minggu," kata Chairul.

Ia mengaku tak mengetahui profesi korban. Namun, dalam kesehariannya korban selalu mengandalkan kursi roda. Termasuk ketika Lubis membawa pakaian kotornya ke tempat pencucian baju yang dekat dengan indekos.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengatakan, kasus itu ditangani oleh Polda Metro Jaya karena ada dua tempat kejadian perkara di Kota Bekasi dan Jakarta Timur. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Sadis
  2. Bekasi
  3. Kasus Mutilasi
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini