Sebelum beraksi, Cakil sempat peringatkan Bawaslu situs bisa di-hack

Jumat, 6 Juli 2018 12:49 Reporter : Nur Habibie
Hacker situs Bawaslu. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - DS alias Mister Cakil yang ditangkap polisi karena meretas situs Bawaslu mengungkapkan, sebelum meretas sudah mewarning terlebih dahulu terhadap Bawaslu. Namun, hal itu ternyata tak ditanggapi oleh Bawaslu sehingga diretas oleh DS.

"Sempet beritahu situs Bawaslu sebelum saya hack bahwa ada lubang bisa dibobol, tapi enggak ditanggapi," ungkap DS di Kantor Dit Tipid Siber Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

Hal itu juga ia jelaskan dengan bangganya bisa meretas situs Bawaslu. Karena menurutnya situs Bawaslu sangatlah lemah dan mudah untuk dibobol oleh khalayak.

"Secara random (retasnya) kadang situs kecil dan situs besar. Bangga bisa meretas dan iya sangat lemah situs pemerintah. Ada Universitas juga," katanya.

Pria yang mengaku di media sosial Facebook berkuliah di Universitas Negeri Jakarta ini belajar meretas situs secara otodidak dari Desember 2016 lalu.

"Belajar otodidak. Dari 2016 Desember dari google," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal pasal 46 ayat 1 ayat 2 dan ayat 3 juncto pasal 30 ayat 1 ayat 2 dan ayat 3 dan atau pasal 48 ayat 1 junto pasal 32 ayat 1 dan atau pasal 49 jo pasal 33 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 50 jo pasal 22 huruf B undang-undang Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini