SBY: Polri jangan terkesan membiarkan konflik komunal

Senin, 1 Juli 2013 10:33 Reporter : Agib Tanjung
SBY: Polri jangan terkesan membiarkan konflik komunal SBY. ©2013 Rumgapres/Abror Rizki

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menjadi inspektur upacara pada HUT Bhayangkara Polri ke-67 di Kelapa Dua, Depok. Dalam pidatonya, SBY menyampaikan agar Polri segera menyelesaikan konflik komunal agar tak terkesan membiarkan masalah itu terjadi.

"Maksimalkan upaya pencegahan kejahatan dan konflik komunal. Lakukan secara cepat, tepat, tuntas untuk mencegah bahwa Polri melakukan pembiaran," tegas SBY di Lapangan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Senin (1/7).

SBY berharap Polri menjunjung tinggi kode etik, etika kepribadian, kelembagaan, dan hubungan masyarakat. "Saya juga mengajak anggota Polri junjung tinggi kode etik Polri, etika kepribadian, kelembagaan, dan hubungan masyarakat. Etika Polri yang berlandaskan Panca Sila dan Catur Prasetya Polri," ujar SBY.

SBY menginginkan Polri bersikap netral dalam mengamankan Pemilu 2014. "Polri harus dapat menjalankan keamanan dan ketertiban seluruh rangkaian pemilu 2014. Ikut mencegah penyimpangan pemilu, kampanye, pemungutan suara dan tetap bersikap netral," ujar SBY. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Hari Bhayangkara
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini