Satu Truk Bahan Kosmetik Ilegal Digerebek Satnarkoba Polres Makassar

Rabu, 13 Maret 2019 09:29 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Satu Truk Bahan Kosmetik Ilegal Digerebek Satnarkoba Polres Makassar kosmetik ilegal di makassar digerebek. ©2019 Merdeka.com/salviah ika padmasari

Merdeka.com - Polisi dari satuan narkoba Polrestabes Makassar menggrebek dua rumah di jl Toa Daeng III, Selasa siang, (12/3). Dua rumah ini dijadikan tempat memproduksi kosmetik yang diduga ilegal. Ada satu truk barang bukti disita berupa alat-alat produksi dan bahan-bahan dasar yang digunakan berbentuk bubuk dan cairan.

"Ini semua dari informasi masyarakat yang kita kembangkan. Dua rumah di kawasan pemukiman yang sama kita gerebek dan geledah. Satu berupa kamar di rumah kos-kosan yang dijadikan tempat memproduksi dan satu lagi rumah yang sengaja disewa untuk menampung produk yang jadi sebelum dijemput mobil boks untuk diedar ke daerah. Produk dengan merek berinisial 'M' ini tidak memiliki izin edar dan diduga bahan-bahan dasar yang digunakan membahayakan kesehatan manusia," kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika.

Ada tiga orang diamankan. Kata Diari, dua perempuan yang berperan sebagai peracik dan satu orang laki-laki yang diduga adik dari bos produsen kosmetik ilegal itu yang perannya mengawasi pekerja.

"Bosnya ini sedang kita cari sekarang," kata Diari seraya menambahkan, pihaknya belum dapat keterangan lebih rinci mengenai masa beroperasinya usaha kosmetik yang diduga ilegal ini dan jenis serta unsur apa saja yang dikandung bahan dasarnya karena barang bukti yang baru saja disita itu sementara masih akan dibawa ke labfor juga ke BBPOM.

Adapun barang bukti yang disita ini antara lain alat produksi berupa alat press dan bubuk-bubuk serta cairan. Ini semua diproduksi untuk kecantikan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, mulai dari jenis pelembab kulit, pemutih, sampo dan pelangsing.

"Semua ini akan didalami dulu dan jika terbukti, kita akan kenakan UU Kesehatan No 36 tahu 2009, pasal 197 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Kompol Diari Astetika. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kosmetik Ilegal
  3. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini