Satu RT di Batam tak masuk DPT, puluhan warga tak bisa nyoblos

Rabu, 9 Juli 2014 10:48 Reporter : Hery H Winarno
Coblosan di TPS 53. ©2014 merdeka.com/djoko poerwanto

Merdeka.com - Warga RT 04/RW07 Kampung Agas, Kelurahan Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam kecewa karena mereka dalam satu rukun tetangga tidak dapat mempergunakan hak pilihnya. Warga pun protes karena mereka tidak menyalurkan hak pilihnya.

"Siapa yang tidak kecewa, satu sisi Pemerintah suruh kita gunakan hak pilih, tetapi di lain sisi nama kami satu RT tidak masuk dalam DPT (daftar pemilih tetap). Saya sudah sampaikan protes, tetapi tidak ada titik temu," ujar Ketua RT 04/RW07 Kampung Agas Darlim di Batam, seperti dikutip dari Antara, Rabu (9/7).

Beberapa pekan lalu, kata dia, telah diberi tahu oleh Lurah Sei Harapan bahwa warganya di RT 04 tidak satu pun terdaftar dalam pemilih tetap (DPT) untuk ikut dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014. Jumlah warga RT 04 sekitar 165 orang, sedangkan yang punya hak pilih 86 orang.

Ia mengaku lurah menyuruhnya mempertanyakan hal tersebut ke KPU. Setibanya di KPU, dirinya disuruh ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun, di PPK juga tidak ada jawaban yang didapatnya.

"Saya dioper sana-sini, tetapi tidak ada jawaban yang diberikan apakah kami masuk dalam pemilih khusus atau susulan. Saya ketemu juga dengan pihak PPS (Panitia Pemungutan Suara) Sei Harapan, dijanjikan mau diberi tahu. Namun, sampai sekarang tidak juga ada jawaban," katanya.

Akibatnya, lanjut dia, sebanyak 86 warga RT 04/RW07 yang tidak terdaftar dan tidak jelas tempat pemungutan suaranya kehilangan hak pilih.

"Saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Tadi beberapa warga saya mendatangi TPS-TPS yang ada di sekitar sini. Akan tetapi, ditolak, padahal mereka punya KTP," ujarnya.

Dalam Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, 9 April lalu, warga Kampung Agas mencoblos di TPS 18 Gedung Beringin. Banyak warga yang tidak mendapat undangan, tetapi dapat menyalurkan hak pilihnya dengan berbekalkan KTP-nya.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kampung Agas Yunito juga mengaku tidak dapat berbuat apa-apa karena warganya dalam satu RT kehilangan hak pilih.

"Saya juga tidak tahu permasalahannya di mana? Kemarin, hal itu sudah diurus, tetapi tidak juga ada jalan keluarnya. Di TPS berapa warga mencoblos? Saya juga tidak dapat memberi saran," ujar Yunito yang meminta warganya untuk bertanya ke Panwaslu. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Pilpres
  2. Pemilu 2014
  3. DPT Pemilu
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini