Satu Kasus Positif Covid-19 di Berau Berasal dari Klaster Gowa

Jumat, 10 April 2020 18:49 Reporter : Saud Rosadi
Satu Kasus Positif Covid-19 di Berau Berasal dari Klaster Gowa Konpers Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak. ©2020 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) pertama hari ini tercatat di kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berasal dari klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan. Kasus itu merupakan satu dari 3 tambahan kasus positif Covid-19 baru di Kalimantan Timur, sehingga genap 35 kasus positif.

Pasien di Berau itu, seorang laki-laki usia 56 tahun. Pada 19 Maret 2020, dia pergi ke Gowa sebagai peserta Ijtima, dan kembali ke Balikpapan melalui kapal laut.

"Pasien ini hasil tracing klaster Gowa. Tanggal 27 Maret dia pulang ke Berau, dan tanggal 30 Maret gejala demam. Hari ini, dinyatakan positif, dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau," kata Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak, saat konferensi pers melalui video conference, Jumat (10/4).

Andi menerangkan, dua tambahan kasus positif lainnya, ada di Samarinda seorang laki-laki 23 tahun dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda, dan di Balikpapan seorang laki-laki 45 tahun, diisolasi di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).

"Di Samarinda, usai perjalanan dari Makassar menghadiri nikahan temannya, dan kembali ke Samarinda 16 Maret. Pada 30 April, dia gejala demam, batuk, pilek. Hasil rapid test, dia positif, dan pada 9 April hasil lab juga menyatakan positif," ujar Andi.

"Untuk di Balikpapan, tidak memiliki riwayat keluar Kaltim, tapi masih dalam penelusuran Dinkes Balikpapan. Sebelumnya, usai pulang dari Tenggarong, dan kembali ke Balikpapan, pada 23 Maret pasien ini demam, dan ada pneumonia. Hari ini, dinyatakan positif," tambah Andi.

Sementara, untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) di Kalimantan Timur, bertambah 11 kasus baru. Rinciannya, 10 kasus ada di Balikpapan, dan 1 di Samarinda.

"10 kasus di Balikpapan ini 5 dirawat di RSKD, dua di RS Hermina dan 3 di RS Tentara. Satu PDP baru di Samarinda dari klaster Gowa, dan dirawat di RS IA Moeis Samarinda," ungkap Andi.

Dalam kesempatan itu, Andi juga menjelaskan, untuk pasien yang masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.026 orang, total kasus positif menjadi 35 kasus di mana 6 diantaranya sembuh dan 1 meninggal. Sedangkan, ada 71 orang masih menunggu hasil pemeriksaan lab. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini