KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Satpol PP ditarik, Polda takkan tambah personel

Selasa, 10 Juli 2012 17:46 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Gubernur DKI Fauzi Bowo telah menarik Satpol PP dari pengamanan Pilgub DKI agar tidak ada kecurigaan mereka mendukung calon incumbent. Meski demikian, penarikan itu tidak membuat pihak kepolisian menambah personelnya.

"Tidak ada penambahan pasukan, tapi untuk kategori aman satu polisi yang tadinya menjaga tiga TPS menjadi dua TPS," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Selasa (10/7).

Sementara itu, untuk kategori rawan satu dan dua satu polisi bersenjata lengkap menjaga satu TPS. Selain itu, dengan ditariknya Satpol PP maka pengamanan akan dibantu oleh petugas KPPS.

Dikatakan Rikwanto, pihaknya juga telah dibantu oleh TNI yang stand by dan siap dipanggil kapanpun. Selain itu, seluruh anggota juga disiagakan di polres-polres dan Polda Metro Jaya.

"Kalau memang situasi tidak dikehendaki terjadi maka seluruh pasukan yang siaga akan didorong ke lokasi," imbuhnya.

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Santoso mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 12.459 personel untuk pengamanan Pilgub DKI. Jumlah tersebut sudah termasuk anggota TNI sebanyak 2.100 personel.

“Petugas yang diturunkan yakni berasal dari Mabes Polri, polda, polres, polsek, dan Brimob. Disiagakan juga dua unit helikopter,” paparnya.

Dari 15.111 TPS yang ada di Jakarta sebanyak 14.815 TPS dikategorikan sebagai TPS aman, 257 TPS berkategori rawan I, dan 39 TPS dikategorikan rawan II. "Pasukan sudah disebar dan siap mengamankan pilkada," imbuhnya. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub DKI
  2. Foke

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.