Satpam DPP PDIP Jadi Saksi di Sidang Wahyu Setiawan

Kamis, 11 Juni 2020 12:28 Reporter : Merdeka
Satpam DPP PDIP Jadi Saksi di Sidang Wahyu Setiawan Wahyu Setiawan usai sidang perdana. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pengadilan Tipikor kembali menggelar sidang lanjutan kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Sidang terkait perkara dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI Fraksi PDIP melalui mekanisme pergantian antar-waktu (PAW).

Rencananya, tim jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan empat saksi. Mereka adalah yakni, sopir Saeful Bahri bernama Mohamad Ilham Yulianto, Patrick Gerard Masoko, karyawan di kantor DPP PDIP bernama Kusnadi serta petugas keamanan di kantor DPP PDIP bernama Nurhasan.

"Moh lham Yulianto, Kusnadi, Patrick Gerard Masoko dan Nurhasan," ujar Jaksa Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Berdasarkan informasi, Nurhasan merupakan bagian keamanan yang menjaga kantor DPP PDIP. Nurhasan diduga sebagai pihak yang mengantar Harun Masiku menuju Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wahyu Setiawan berlangsung pada 8 Januari 2020.

Nurhasan juga diduga memerintahkan Harun untuk membuang ponselnya.

Sementara saksi Moh Ilham Yulianto disebut merupakan pihak yang menukarkan uang Rp200 juta ke dalam pecahan mata uang dolar Singapura, yakni SGD 20 ribu untuk diberikan kepada Wahyu Setiawan.

Baca Selanjutnya: Dalam perkara ini Wahyu Setiawan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini