Satgas Terjunkan Tim Pantau Tracing dan Treatment Isolasi Mandiri

Minggu, 28 Februari 2021 20:28 Reporter : Yunita Amalia
Satgas Terjunkan Tim Pantau Tracing dan Treatment Isolasi Mandiri Rapid tes antigen acak untuk wisatawan Puncak. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Satgas Covid-19 menerjunkan tim supervisi ke 7 Provinsi di pulau Jawa-Bali. Tim tersebut upaya tambahan pendekatan terhadap warga tentang kehidupan di masa pandemi Covid-19.

"Kita berkoordinasi dengan banyak kementerian, berkoordinasi dengan TNI-Polri juga dengan masyarakat yang ada, baik itu di desa ataupun di perkampungan dengan harapan bisa menjadi model menghadapi Covid-19," ucap Alexander Ginting, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Minggu (28/2).

Alex menjelaskan, selama ini, peran Satgas di tingkat desa untuk melakukan testing dan tracing sudah cukup baik dengan kendala masing-masing di setiap daerah. Namun, upaya tersebut tidak cukup optimal jika tidak ada tenaga tambahan untuk mengawasi warga isolasi mandiri.

Alex menambahkan, sejak Oktober hingga Februari, sudah ada 6.000 tracer Covid-19 yang tersebar di beberapa desa.

"Dengan jumlah tracking yang tinggi, tidak ada yang mengawasi mereka yang diisolasi supaya stay di tempat. Oleh karena itu, kehadiran tim pelacakan kontak supaya treatment benar," ujarnya.

"Kami bertujuan bersama semua teman-teman untuk bagaimana agar masyarakat kita terbiasa mempunyai budaya bagaimana hidup berdampingan dengan Covid-19,” katanya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini