Satgas Covid-19: Kemungkinan Klaster Demo Bisa Dilihat Dua Minggu ke Depan

Rabu, 21 Oktober 2020 04:27 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Satgas Covid-19: Kemungkinan Klaster Demo Bisa Dilihat Dua Minggu ke Depan Perempuan di Tengah Aksi Tolak UU Cipta Kerja. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Dua minggu belakangan, marak aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat. Ribuan orang berada dalam satu lokasi berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, menjadi sorotan Satgas Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, dampak aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja yang terjadi di berbagai kota akan terlihat dalam 2 hingga 4 minggu ke depan. Sejauh ini, kata dia, sudah ditemukan pendemo yang positif Covid-19.

"Namun demikian, gambaran secara utuhnya apakah aksi demo ini dapat menimbulkan klaster, maka bisa dilihat dalam jangka waktu biasanya 2-4 minggu setelah kejadian tersebut," jelas Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (20/10).

Dia mengatakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia saat ini sudah cukup tinggi. Untuk itu, Wiku mengimbau masyarakat tak membuat aktivitas yang dapat memicu kerumunan seperti, demonstrasi.

Pasalnya, pengunjuk rasa rentan terpapar Covid-19 karena berkumpul dengan jumlah yang banyak dan sulit menjaga jarak. Selain itu, dia mengingatkan demo berpotensi besar memicu klaster penyebaran Covid-9 baru.

"Pemeriksaan terhadap peserta aksi pada beberapa pekan lalu telah temukan sejumlah peserta positif Covid. Penularan ini berpotensi terjadi kembali pada aksi unjuk rasa selanjutnya," jelas Wiku.

Sebelumnya, Wiku mengungkapkan ada 123 pendemo penolakan UU Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020, yang dinyatakan reaktif Covid-19. Ratusan demonstran yang tersebar di berbagai provinsi ini menjalankan rapid test Covid-19 saat diamankan pihak kepolisian.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [rnd]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini