Saranghaeyo, Cerita perjuangan cinta Ina bersama Kim

Sabtu, 5 April 2014 16:24 Reporter : Mustiana Lestari
ilustrasi. © Hypnotherapyhelper.com

Merdeka.com - Khomengi...Saranghaeyo!

Teriakan Kim di Pantai Ancol kala itu masih terngiang jelas. Saat itu beriringan dengan deburan ombak, Kim menyatakan cinta kepada Ina. Ina sama sekali tak menyangka jika pria Korea yang juga bosnya ini jatuh cinta padanya.

"Biasa sombong. Orang Korea baru, jaim," kata Ina kepada merdeka.com, Jumat (4/4).

Namun atas nama profesionalisme, mereka kerap bersama untuk melayani para kliennya. Tak disangka benih-benih cinta muncul. Ina yang bekerja sebagai Quality Asaurance di suatu pabrik mencoba menjaga jarak, sebab Ina masih trauma dengan cintanya yang dulu.

"Setelah itu baru ada PDKT cuma aku yang kasih gap jangan sampai jadian karena frekuensi SMS sama telepon jadi sering. Aku takut gagal lagi, takut sakit hati lagi, tapi dia bilang dia siap," kenang wanita berdarah Purwakarta ini.

Singkat cerita setelah merajut cinta, tak disangka direktur beserta beberapa rekan Kim dan Ina menolak hubungan mereka. Ternyata atasan Kim suka pada Ina.

"Aku didiskriminasi orang pabrik disetting enggak boleh ada yang ngobrol sama aku, tempat kerjaku dipindah ke gudang dekat toilet. Bukan cuma aku, Kim juga gajinya dimundurin," cerita Ina sedih.

Perjuangan cinta mereka semakin berat ketika Ina dikonfrontir langsung oleh pimpinannya karena berhubungan dengan Kim. Saat itu Ina memutuskan menyerah dan mengembalikan kalung dan cincin yang diberikan Kim.

"Kim ngelihat aku nangis, akhirnya dia pulang dan mabuk terus tidur di depan Islamic Center di pinggir jalan. Ditemuin sama tukang sate yang baik, semua uang dan barang-barangnya selamat," kisah Ina.

Ina yang sempat ingin putus akhirnya luluh dan keduanya memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut demi cinta mereka.

Bagi Ina cinta dan jodoh memang harus diperjuangkan. Dia merasa diberkahi saat ini, bahkan dirinya tak menyangka mendapat orang Korea.

"Enggak ada pikiran buat dapat orang Korea atau China. Habis enggak suka habit mereka. Tapi Kim punya habit yang beda dari orang Korea," ucapnya penuh senyum

Kini sudah lima tahun mereka menikah dan dikaruniai seorang gadis cantik yang diberi nama Hee Jin. Ina percaya Kim datang sebagai imbalan dari Tuhan atas kegagalan cintanya selama ini.

"Ya itulah, Alhamdulillah banget. Ini doa aku waktu sakit hati banget," tutup dia penuh haru. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Jodoh
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.