Laporan dari Arab Saudi

Saran Dokter untuk Jemaah Haji Komorbid Diabetes: Gunakan Alas Kaki Nyaman

Sabtu, 25 Juni 2022 09:30 Reporter : Lia Harahap
Saran Dokter untuk Jemaah Haji Komorbid Diabetes: Gunakan Alas Kaki Nyaman Petugas KKHI Mekkah memeriksa kesehatan jemaah haji. ©2022 Merdeka.com/Lia Harahap

Merdeka.com - Dokter dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah dr Ahmad Syahri SpPD mengatakan jemaah calon haji dengan komorbid diabetes harus menggunakan alas kaki yang nyaman. Hal itu diperlukan untuk mencegah luka.

"Jadi pencegahannya kalau diabetes adalah jangan sampai ada luka, terutama luka di kaki," kata dr Ahmad.

Dia mengatakan neuropati merupakan salah satu komplikasi dari diabetes, yaitu terjadinya gangguan syaraf akibat penyakit diabetes yang ditandai dengan kesemutan, nyeri, atau mati rasa yang lebih sering menyerang syaraf kaki.

"Saraf-sarafnya menjadi tidak sensitif, sehingga ketika berjalan, misalnya, lupa pakai alas kaki, terkena trauma, dan akhirnya mengalami luka," katanya.

2 dari 3 halaman

Perhatikan Tanda Luka

Untuk luka kecil atau ringan, lanjut dr Ahmad, cukup dioleskan dengan salep atau perawatan yang biasa sehingga pasien bisa melanjutkan aktivitas.

Namun kondisi ini berbeda halnya jika sampai terjadinya infeksi pada luka, kata dia, maka harus dilakukan perawatan lebih lanjut.

"Apabila sampai terjadi luka infeksi perlu perawatan luka sampai debridement atau perawatan luka kaki khusus," katanya seperti dilansir Antara.

Untuk itu, katanya, sangat penting bagi jemaah haji yang mempunyai riwayat diabetes untuk memperhatikan kakinya, melihat apakah ada tanda-tanda luka.

3 dari 3 halaman

Cegah Infeksi

Apalagi dengan cuaca yang panas dan kering seperti di Arab Saudi, papar dia, maka kulit kaki lebih mudah kering, pecah-pecah, hingga terjadi luka yang tidak disengaja.

Pencegahan terbaik, menurut dia, adalah jangan sampai terjadi luka di kaki. Apabila terjadi luka, maka sebaiknya segera diobati agar tidak mengarah pada kondisi infeksi bahkan sepsis.

Sampai dengan Jumat (24/6) Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah sedikitnya merawat sepuluh pasien diabetic foot. [yan]

Baca juga:
Jemaah Haji Harus Perhatikan Ini Bila Menyeberang Jalan di Mahbas Jin Mekkah
Kriteria Jemaah Bisa Dibadalkan Haji dan Tahapannya
DPR Usul Indonesia Punya Rumah Sakit di Tanah Suci
Kisah Sumini Berangkat Haji Sendiri, Terpaksa Tinggalkan Suami
Komisi VIII DPR Nilai Fasilitas KKHI Madinah Serupa RS Tipe C
Pembangunan Rumah Indonesia Terbentur Aturan Kepemilikan Asing di Arab Saudi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini