Santoso tewas tertembak, Kapolri Tito akan bertolak ke Poso

Rabu, 20 Juli 2016 12:16 Reporter : Ronald
Santoso tewas tertembak, Kapolri Tito akan bertolak ke Poso Perwira tinggi dampingi Tito Karnavian. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian berserta jajaran akan bertolak ke Poso, Sulawesi Tengah. Kunjungan tersebut guna memberikan apresiasi kepada Tim Tinombala atas keberhasilan melumpuhkan melumpuhkan pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Abu Wardah alias Santoso.

"Pertama tentu Kapolri mau beri apresiasi pada seluruh petugas satgas operasi Tinombala, kemudian juga termasuk tentunya tim satgas tim Polri dan TNI itu yang pertama," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Gedung Divisi Humas Polri, Rabu (20/7).

Selain itu, kata Boy, Kapolri ingin juga melihat hasil persenjataan yang telah disita Tim Tinombala, terutama senjata M16 yang dimiliki Santoso saat baku tembak terjadi.

"Juga ingin melihat langsung perolehan hasil yang dilakukan. Karena hari ini kita juga minta pada mereka untuk bapak Kapolri melihat satu per satu barang bukti termasuk senjata api M16 dan alat peralatan milik Santoso selama pelarian," ujarnya.

"Itu sudah berhasil dikuasai penyidik, rencana itu juga bagian dari pemeriksaan kemudian juga mengingatkan jajaran bahwa operasi Tinombala belum berakhir, terus dilakukan penangkapan para tersangka lainnya," sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Kapolda Sulawesi Tengah Kombes Pol Leo Bona Lubis memastikan, bahwa salah satu dari dua jenazah yang tertembak oleh Satgas operasi Tinombala di Poso adalah Santoso alias Abu Wardah. Sedangkan satu jenazah lainnya adalah Mochtar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik bagian luar, jenazah itu benar adalah Santoso. Sekarang tinggal menunggu hasil pemeriksaan DNA," kata Leo kepada wartawan di RSU Bhayangkara Palu, Selasa (19/7), dikutip dari Antara. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini