Sandiaga: Industri Batik Serap Empat Juta Tenaga Kerja

Minggu, 2 Oktober 2022 23:30 Reporter : Abdullah Sani
Sandiaga: Industri Batik Serap Empat Juta Tenaga Kerja Sandiaga di Cianjur. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mendukung batik Riau dapat menyapa dunia dan populer. Dukungan itu disampaikannya saat menghadiri pameran Hari Batik di Mall Pekanbaru secara virtual, Minggu (2/10).

"Batik Riau menyapa dunia. Potensi batik Riau bisa dikembangkan dan menjadi primadona masyarakat," katanya.

Menurut Sandi, batik merupakan salah satu bagian dari subsektor ekonomi kreatif yaitu fashion. Bahkan, industri batik menyerap 4 juta tenaga kerja.

"Subsektor ini berkontribusi dan hampir menyerap 4 juta tenaga kerja, industri kreatif batik juga telah berhasil melalui tantangan hantaman pandemi Covid-19," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Sebagai putra Riau, kata Sandi, dia merasa bangga dengan peringatan Hari Batik Nasional juga dirasakan warga Riau. Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) dan Puan Aspekraf menjadi pelopor kegiatan Hari Batik Nasional di Riau.

"Saya ingin semua di Riau bangga dan beli produk-produk buatan Indonesia. Jadikan Hari Batik Indonesia sebagai momentum, kita harus punya rasa memiliki dan meyakini bahwa pelestarian batik adalah identitas bangsa," ungkapnya.

Dia menyampaikan, 2 Oktober adalah menjadi hari bersejarah bagi batik nasional. Bahkan batik telah mendapat pengakuan dunia yang harus jadi kebanggaan masyarakat di Tanah Air.

"2 Oktober adalah Hari Batik yang sudah mendapat pengakuan dunia. Oleh karena itu kita patut bangga, seperti saya yang bangga mengenakan rompi dan tanjak khas Riau," terangnya.

3 dari 3 halaman

Sementara itu, Ketua RSI Wilayah Riau, Taufan mengatakan 3 tahun terakhir ini banyak UMKM khususnya pembatik dihantam badai Pandemi Covid-19. Itu berakibat pada ekonomi yang menjadi sulit dan butuh ada dukungan untuk bangkit.

"3 Tahun ini Ekraf dihantam badai ekonomi karena Covid-19 dan banyak kesulitan. Ya dengan event-event ini kita mendongkrak agar Ekraf bisa hidup dan bangkit kembali," kata Taufan.

Dia akan terus mengawal pembatik-pembatik Riau untuk terus berkembang melalui RSI. Dia juga mengutamakan upaya promosi batik khas Riau yang kini tengah gencar diproduksi.

"Kami RSI berperan mengawal agar dapat membantu mengangkat dan mendukung agar bisa sampai ke tingkat nasional dan internasional. Ke depan kami siap untuk mengawal UMKM, Parekraf dan semua agar memberi bantuan mengangkat para pengrajin-pengrajin ini," jelasnya.

Menurut Taufan, ada beberapa kesulitan dari pembatik untuk mengembangkan hasil produksinya. Salah satunya adalah terkait promosi dan pemasaran.

"Makanya kita bantu nanti untuk promosi dengan Kemenparekraf. Hari ini adalah salah satu upaya kita dengan mengajak para pembatik hadir mempromosikan batik khas Riau, termasuk yang saya pakai saat ini adalah batik khas Kampar," katanya. [fik]

Baca juga:
Iriana Ajak Perempuan Indonesia Kenakan Kebaya dalam Kegiatan Sehari-hari
Melestarikan Batik untuk Generasi Milenial
Usai Ganjar, Gantian Puan Blusukan ke Kampung Batik Kauman Solo
Hari Batik Nasional, Begini Potret Sederet Idol Korea Tampil Kece Pakai Baju Batik
Catwalk Terpanjang Sambut Hari Batik Nasional 2022
Blusukan ke Kampung Batik Kauman Solo, Ganjar: Liburan Tidak Perlu ke Luar Negeri
Fashion Show Bawah Air Sambut Hari Batik Nasional

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini