Samiarto ditemukan mengapung di Bendung Gerak Serayu

Sabtu, 26 Maret 2016 14:55 Reporter : Chandra Iswinarno
Samiarto ditemukan mengapung di Bendung Gerak Serayu Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Samiarto Sastro (37), Warga Desa Bokol, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah, yang hilang tenggelam di aliran Sungai Serayu Rabu (23/3) lalu akhirnya ditemukan. Jasad Samiarto ditemukan mengapung di pintu Bendung Gerak Serayu Kecamatan Rawalo, Banyumas Sabtu (26/3).

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengungkapkan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. "Jasad korban kami temukan sekitar 30 kilometer dari lokasi awal kejadian, dalam kondisi nyangkut di pintu bendungan," ungkap Mulwahyono, Sabtu (26/3).

Sebelumnya, Samiarto diduga nekat menceburkan dirinya ke aliran Sungai Serayu yang melintas di desa tersebut, pada Rabu (23/3) sore. Dari informasi yang dihimpun, Samiarto kala itu sedang berjalan dengan ibunya. Saat itu, dia menceritakan masalah keluarga yang membelitnya hingga akhirnya Samiarto nekat terjun ke Sungai Serayu.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB, saat itu korban langsung nekat terjun ke Sungai Serayu," jelas salah satu anggota unit bantuan pertolongan pramuka (Ubaloka) Kwarcab Purbalingga, Arif Nugroho, beberapa waktu lalu.

Saat kejadian, debit air Sungai Serayu cukup tinggi dan arusnya deras. Lokasi sendiri berada di dekat pertemuan dua sungai, yakni Kali Sapi dan Sungai Serayu. Arif menjelaskan, saat menceburkan dirinya ke sungai korban mengenakan celana jeans pendek warna putih dan baju warna hijau. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bunuh Diri
  3. Tewas Tenggelam
  4. Purbalingga
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini