Salut, Pemuda Ini Pakai Gaji Pertamanya Sebagai Polisi Bantu Warga Terdampak Covid-19

Minggu, 19 April 2020 05:05 Reporter : Ananias Petrus
Salut, Pemuda Ini Pakai Gaji Pertamanya Sebagai Polisi Bantu Warga Terdampak Covid-19 Polisi muda di Kupang beli sembako untuk warga terdampak Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur atas rejeki yang diperolehnya. Seperti dilakukan anggota polisi muda dari Kupang yang baru dilantik pada 2 Maret 2020 lalu.

Bripda Nikolaus Irsan Tapobali atau yang biasa dipanggil Irsan ini memutuskan memakai gaji pertamanya sebagai polisi untuk membantu warga miskin yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terdampak Covid-19.Gaji dua bulan sebesar Rp7,8 juta yang dia terima dibelanjakan sembako kemudian dibagikan untuk lansia, janda dan keluarga kurang mampu di sekitar rumahnya.

Suasana haru saat Bripda Irsan mendatangi rumah warga dan menyerahkan bantuannya. Irsan juga membagikan masker agar warga sekelilingnya terhindar dari wabah Covid-19.

"Semoga anak Irsan selalu sukses menjalankan tugas, sebagai pengayom masyarakat," ujar Susana Lagandolo, salah satu warga penerima sembako, Sabtu (18/4).

polisi muda di kupang beli sembako untuk warga terdampak covid 19

Maria Lusi, ibu Bripda Irsan, mengatakan ide ini inisiatif sang anak sebagai wujud bersyukur dengan berbagi bersama dengan orang lain.

"Bripda Irsan baru dilantik dan menerima gaji pertamanya sebagai anggota polisi selama 2 bulan sebesar 7.8 juta. Ia sempat memberitahu saya sebagai orangtua dan kakak adik untuk memberikan sedikit kepada para janda dan warga kurang mampu. Sebagai orangtua, saya merasa tidak keberatan dan tetap mendukung dia," jelas Maria.

Menurut Bripda Irsan, aksi sosial ini ia lakukan sebagai tanda ucap syukur kepada Yang Maha Kuasa, dan bentuk kepedulian kepada sesama yang kurang mampu di tengah mewabahnya Covid-19. Dia juga berpesan pada warga untuk tetap tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Nusa Tenggara Timur.

"Saya lulus sebagai anggota polisi juga atas dukungan dan doa mereka yang tidak mampu dalam hal ekonomi. Saya berharap bantuan sedikit sembako ini dapat mengurangi beban mereka," harapnya.

Bripda Nikolaus Irsan Tapobali merupakan anak ke enam dari delapan orang bersaudara, pasangan Almarhum Daniel Tapobali dan Maria Lusi.

Semenjak ayahnya meninggal dunia pada 2018 lalu, setelah tamat sekolah menengah atas (SMA), Bripda Nikolaus Irsan Tapobali terpaksa memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Ia memilih untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri dan dilantik pada 2 maret 2020 lalu. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini