KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Salah satu peserta aksi cor kaki tolak pabrik semen meninggal

Selasa, 21 Maret 2017 12:25 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Demo tolak Semen Rembang di Monas warga cor kaki. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Salah satu peserta aksi tolak pembangunan pabrik semen Rembang meninggal dunia. Dia adalah Patmi atau yang lebih akrab dipanggil Bu Patmi (48) asal Pati.

Ketika dimintai konfirmasi seputar kabar kematian Patmi, Mokh Sobirin, salah satu koordinator, membenarkan berita tersebut. Baginya, peristiwa meninggalnya Patmi adalah musibah.

"Kemudian musibah terjadi. Bu Patmi, salah satu peserta aksi, mengalami, dugaan kami, dalam perjalanan (ke Rumah Sakit) meninggal karena serangan jantung," ungkap Sobirin, dari Desantara, salah satu NGO (Non Government Organization) yang tergabung dalam 'Koalisi untuk Kendeng', Selasa (21/3).

Menurut Sobirin, Patmi yang terkena serangan jantung itu, meninggal dunia saat coran semen pada kakinya sudah dibongkar, karena koordinator sudah memilih sembilan orang untuk melanjutkan aksi.

"(Bu Patmi) Meninggal dunia saat cor sudah dibongkar karena kami sudah memilih sembilan orang untuk melanjutkan aksi. Dugaan kami serangan jantung terjadinya setelah cor dibongkar," jelasnya.

Patmi peserta aksi cor kaki meninggal dunia 2017 Merdeka.com/istimewa



Adapun Patmi mengalami serangan jantung dan meninggal pada pukul 02.55 WIB dalam perjalanan menuju Rumah Sakit. Jenazahnya telah diantar ke Pati dan selanjutnya akan dimakamkan di Desa Larangan, Kecamtan Tambakromo, Kabupaten Pati.

Patmi merupakan salah satu peserta aksi tolak pabrik semen yang aktif mengikuti kegiatan. Karena itu, kematiannya menimbulkan rasa kehilangan yang amat besar bagi semua peserta aksi.

"Kami sangat kehilangan sekali dengan kepergian Bu Patmi ini. Sejak aksi long march dari Pati ke Semarang (Bu Patmi) juga ikut. Dan setiap kali ada aksi Bu Patmi ini selalu ikut," tambahnya.

Sobirin mengatakan, bagi para koordinator aksi tolak pembangunan pabrik semen, kesehatan para peserta selama melakukan aksi merupakan hal yang sangat diperhatikan. Beberapa dokter disiapkan untuk selalu memantau kondisi kesehatan setiap peserta aksi, tidak terkecuali Patmi yang selalu dipantau kesehatannya.

"Selama Bu Patmi mengikuti aksi juga selalu dipantau oleh dokter, ada satu dokter dan beberapa dokter dari RSI yang selalu memantau kesehatan peserta aksi," jelas dia.

Baca juga:
Demo tolak Semen Rembang di Monas, warga cor kaki
Petani yang aksi semen kaki temui Kepala Staf Presiden di Istana
Para petani Kendeng tinggalkan keluarga demi aksi cor kaki di Istana
Peserta aksi cor kaki tolak pabrik semen Rembang pulang kampung
Rini target pabrik Semen Rembang bisa diresmikan Jokowi pada April
Meski didemo, pabrik Semen Rembang mulai produksi April mendatang
Soal protes petani Kendeng, pemerintah tunggu hasil KLHS

[rnd]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.